Breaking News:

Wakil Bupati Pamekasan Meninggal

Wakil Bupati Pamekasan Sempat Negatif Covid-19, Dokter RS Ungkap Penyebab Rajae Meninggal Dunia

Wakil Bupati Pamekasan Rajae sudah dalam kondisi gejala klinis yang berat saat pertama kali dirawat intensif di RSUD Dr Soetomo.

TRIBUNMADURA/KUSWANTO FERDIAN
Wakil Bupati Pamekasan Rajae 

Mengingat begitu berbahayanya Covid-19, Joni mengimbau agar masyarakat untuk saling menjaga dan saling mengingatkan dalam hal penerapan protokol kesehatan (Prokes).

"Ini contoh gampang. Covidnya sudah hilang oleh tubuh kita. Tapi belum tentu kelainan yang ada di paru kembali semula. Maka yang terbaik mencegah. Mari bersama mencegah," terangnya.

Sementara itu, Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Covid-19 Pamekasan, Sigit Priyono, menerangkan bahwa Rajae dirawat sejak Selasa (15/12/2020).

Namun, 10 hari kemudian, tepatnya Jumat (25/12/2020), berdasarkan hasil swab test menggunakan PCR, Rajae dinyatakan negatif Covid-19.

Mengingat kondisinya yang mulai membaik, Raja'e kemudian dipindah ke ruang perawatan di Ruang ICU non-Isolasi di RSU Dr Soetomo, Surabaya.

"Mari kita semua turut mendoakan. Semoga diterima amal ibadah beliau dan diampuni segala kesalahan," ujar Sigit Priyono pada awak media di Pamekasan.

Positif Covid-19 sepulang dari Jakarta

Berdasarkan informasi yang dihimpun TribunMadura.com, dari salah satu Dokter yang tergabung dalam Gugus Tugas Penanggulangan Covid-19 Pamekasan yang enggan disebut namanya, Rajae meninggal dunia karena memiliki riwayat penyakit Hepatitis.

Rajae, kata Dokter tersebut, dirawat di RSU Soetomo Surabaya sejak 15 Desember 2020.

Kala itu, Rajae dinyatakan positif Covid-19 pasca mengikuti kegiatan Pemantapan Pimpinan Daerah Angkatan XI (P3DA) LEMHANAS RI di Jakarta, mulai 28 September 2020 hingga 7 Desember 2020.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved