Breaking News:

Arema FC

Kompetisi Liga Indonesia Mandek Tanpa Kepastian, Manajemen Arema FC : Jadi Masalah Baru

Mandeknya kompetisi Liga 1 2020 dinilai membuat finansial seluruh pelaku sepak bola menjadi terganggu.

TRIBUNMADURA.COM/DYA AYU
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo saat memberi arahan pada pemain di Stadion Kanjuruhan. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Dihentikannya kompetisi tanpa diketahui kapan dimulai kembali ini dinilai manajemen Arema FC dapat memunculkan masalah baru.

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo mengatakan, selain membuat klub merugi, mandeknya kompetisi ini juga membuat finansial seluruh pelaku sepak bola menjadi terganggu.

"Dengan berhentinya kompetisi, ini jadi masalah baru untuk semuanya," kata Ruddy Widodo, Jumat (1/1/2021).

"Ibaratnya tidak hanya kompor pemain dan pelatih saja yang bermasalah, kompor semua orang yang berkecimpung di sepak bola," sambung dia.

Baca juga: Bek Madura United Dapat Banyak Pengalaman Dilatih Shin Tae Yong, Ungkap Perbedaan dari Pelatih Lokal

Baca juga: Rayakan Natal Pertama di Indonesia, Pelatih Arema FC Ngaku Ingin Boyong Keluarga ke Tanah Air

Baca juga: Masa Kontrak Segera Berakhir, Carlos Oliveira Ngaku Belum Ada Pembicaraan Perpanjangan dari Arema FC

"Semua kena, mulai dari owner sampai makelar karcis semua kena. Ini juga perlu dipikirkan karena menyangkut nasib orang banyak, solusinya pasti ada," lanjutnya.

Lebih lanjut Ruddy mengatakan, bicara soal dampak berhentinya kompetisi karena pandemi ini, kerugian yang ditimbulkan justru lebih besar dibanding kompetisi dilanjutkan.

Apalagi jika bicara ancaman penyebaran virus corona saat kompetisi digelar, PSSI dan PT LIB telah memutuskan liga digelar tanpa penonton dan serta mengedepankan protokol kesehatan.

Sehingga tak perlu ada kekhawatiran berlebih yang membuat Polri tak kunjung memberikan izin.

"Liga terus ataupun berhenti pasti juga ada dampaknya. Kalau ditimbang-timbang dampak kerugiannya banyak kalau liga ini berhenti," katanya.

"Kalau lanjut masih ada pemasukan. Toh lagipula kompetisi tanpa penonton, selain itu semua komponen tim juga di swab test sebelum pertandingan. Ini wujud mengedepankan protokol kesehatan," jelasnya.(myu)

Penulis: Dya Ayu Wulansari
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved