Berita Mojokerto

Menteri Sosial RI Risma Blusukan di Eks Lokalisasi di Mojokerto, Petakan Solusi untuk Warga Miskin

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini blusukan meninjau masyarakat miskin di lingkungan eks lokalisasi Balong Cangkring, Kelurahan Metikan, Mojokerto

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD ROMADONI
Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini blusukan mengunjungi warga miskin di Yayasan Majapahit, lingkungan Balong Cangkring, Kelurahan Metikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. 

TRIBUNMADURA.COM, MOJOKERTO - Menteri Sosial RI Tri Rismaharini kembali blusukan untuk meninjau warganya.

Kali ini, Menteri Sosial yang akrab disapa Risma itu blusukan di Mojokerto.

Ia blusukan denga jalan kaki sekaligus memberikan paket sembako untuk warga miskin.

Risma menyebut jika blusukannya kali ini sebagai acuan dan solusi permasalahan masyarakat miskin.

Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini blusukan meninjau masyarakat miskin di lingkungan Balong Cangkring, Kelurahan Metikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto.

Baca juga: SPOILER Episode 7 Drakor Mr Queen: Perubahan Sikap Ratu Kim So Yong Buat Raja Cheoljong Tertarik

Baca juga: Buat Warga Iba, Ibu dan Anak yang Masih Balita Tidur di Emperan Toko Kota Kediri, Begini Kondisinya

Baca juga: Daftar Katalog Promo Indomaret Sabtu 2 Januari 2021, ada Promo Super Hemat Hingga Promo Gratis

Risma mengunjungi Yayasan Majapahit yang berada di kawasan eks Lokalisasi
Balong Cangkring, Kota Mojokerto, Sabtu (2/1/2021).

Kedatangan dia, di Kota Onde-onde ini untuk memetakan sasaran penerima bantuan sosial guna mengangkat kesejahteraan warga miskin dan orang pinggiran di kawasan perkotaan tersebut.

Selain mengunjungi sejumlah lokasi, Risma juga memberikan paket sembako bagi masyarakat miskin.

Gaya blusukan ciri khas Risma tetap sama saat menjabat sebagai Wali Kota Surabaya, dia berjalan kaki mendatangi tempat tinggal para lansia, tukang becak, pengemis dan anak jalanan.

Mayoritas orang-orang itu tidak mempunyai tempat tinggal sehingga kini mereka menghuni rumah dari Yayasan Majapahit.

"Saya mencoba memetakan yang bisa saya lakukan untuk masyarakat, membutuhkan kita untuk kesejahteraan mereka," ungkap Risma, Sabtu (02/01).

Risma mengatakan berdasarkan tinjauan inilah akan digunakan sebagai acuan patokan Risos dan bantuan dari anggaran Kemensos.

"Nanti kita akan memetakan karena permasalahan (Sosial, Red) di setiap daerah berbeda-beda karena itu saya mencoba memetakan dan mencari solusi dahulu, " jelasnya.

Menurut dia, Yayasan Majapahit ini banhak dihuni lansia, pengemis, tukang becak bahkan hingga anak jalanan. 

"Kita berharap meraka bisa kita dampingi secara sistematis sehingga masalah seperti ini bisa sampai selesai, termasuk akan kita berikan pendampingan," terangnya.

Dia menanggapi terkait kondisi bangunan Yayasan Majapahit yang memprihatinkan banyak yang rusak dan tidak layak huni.

Risma akan melakukan komunikasi bersama pihak terkait untuk mencari solusi lantaran bangunan-bangunan itu bukan milik perorangan namun dari Yayasan Majapahit.

"Kami akan komunikasi dengan yayasan karena lahan bukan milik perorangan, berbeda rehabilitasi rumah yang kita lakukan, ini lahannya milik yayasan," tandasnya. (don/ Mohammad Romadoni).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved