Breaking News:

Berita Pamekasan

Total 107 Nyawa Pengendara Motor Melayang di Pamekasan Selama 2020 Akibat Kecelakaan Lalu Lintas

Sebanyak 107 pengendara motor tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Pamekasan. Data ini terkumpul selama tahun 2020.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
Satlantas Polres Pamekasan
Kondisi mobil Pikap yang terbalik setelah menabrak pembatas jalan di Jalan Raya Tlanakan, Desa Panglegur, Kabupaten Pamekasan, Madura, Sabtu (21/11/2020) kemarin sekitar pukul 05.30 WIB. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Sebanyak 107 pengendara motor tewas akibat kecelakaan lalu lintas di Pamekasan.

Data ini terkumpul mulai dari 1 Januari hingga 31 Desember 2020.

Selain korban tewas ada juga ratusan korban yang mengalami luka berat dan luka ringan.

Kapolres Pamekasan, AKBP Apip Ginanjar mengatakan, selama tahun 2020, sebanyak 107 pengendara motor dinyatakan meninggal dunia akibat mengalami kecelakaan di Kabupaten Pamekasan.

Selain itu, selama tahun 2020, pengendara motor di Pamekasan yang mengalami luka berat sebanyak 2 orang dan yang mengalami luka ringan sebanyak 262 orang.

Baca juga: SPOILER Episode 7 Drakor Mr Queen: Perubahan Sikap Ratu Kim So Yong Buat Raja Cheoljong Tertarik

Baca juga: Daftar Katalog Promo Indomaret Sabtu 2 Januari 2021, ada Promo Super Hemat Hingga Promo Gratis

Baca juga: Buat Warga Iba, Ibu dan Anak yang Masih Balita Tidur di Emperan Toko Kota Kediri, Begini Kondisinya

"Kerugian material selama pemotor mengalami kecelakaan sepanjang tahun 2020 di Kabupaten Pamekasan sebanyak Rp 534.800.000," kata AKBP Apip Ginanjar kepada TribunMadura.com, Sabtu (2/1/2021).

AKBP Apip Ginanjar juga mengungkapkan, dari ratusan pengendara yang meninggal dunia dalam kecelakaan sepanjang tahun 2020 itu paling banyak anak SMA.

Ia meminta kepada pemotor agar mematuhi peraturan lalu lintas dan budayakan sopan santun serta etika berlalu lintas di jalan dengan baik.

Untuk pengendara kendaraan bermotor, kata dia wajib pakai helm SNI, hindari berboncengan lebih dari 1 (satu) orang dan dilarang melawan arus.

"Perhatikan juga batas kecepatan saat berkendara dan kalau mabuk jangan berkendara," peringatnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved