Breaking News:

Virus Corona di Banyuwangi

Kasus Covid-19 di Banyuwangi Terus Meningkat, Bupati Pastikan Ruang Isolasi di Rumah Sakit Mencukupi

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memastikan ketersediaan ruang isolasi untuk pasien Covid-19 yang disediakan pemerintah.

Penulis: Haorrahman Dwi Saputra | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HAOORAHMAN DWI SAPUTRA
Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat meninjau fasilitas pelayanan Covid-19 di RSUD Genteng, Minggu (3/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BANYUWANGI - Jumlah kasus positif Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi hingga hari ini masih terus bertambah.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas memastikan ketersediaan ruang isolasi untuk pasien Covid-19 yang disediakan pemerintah.

"Untuk saat ini, ketersediaan ruang perawatan masih mencukupi. Ketersedian ruang isolasi dan ICU ini terus dikoordinasi antara Dinas Kesehatan dan rumah sakit,” kata Abdullah Azwar Anas saat meninjau fasilitas pelayanan Covid-19 di RSUD Genteng, Minggu (3/1/2021).

Baca juga: Tiga Anggota DPRD Gresik Positif Covid-19, Kondisinya Sehat Tanpa Gejala, Isolasi Mandiri di Rumah

Baca juga: Din Syamsuddin Nikahi Cucu Pendiri Pondok Gontor dengan Mas Kawin Rp 3.012.021 dan 4.8 Gram Emas

Baca juga: Dewan Kesehatan Rakyat Tutup Rekening Donasi untuk Pengobatan Bayi Tanpa Lubang Anus di Sampang

Baca juga: Kasus Covid-19 di Banyuwangi Terus Meningkat, Bupati Pastikan Ruang Isolasi di Rumah Sakit Mencukupi

Abdullah Azwar Anas  didampingi Sekretaris Daerah Mujiono dan Kepala Dinas Kesehatan Banyuwangi dr Widji Lestariono.

Abdullah Azwar Anas mengatakan, data dari Dinas Kesehatan menyebutkan, hingga saat ini masih ada sekitar 97 tempat tidur yang tersedia di ruang isolasi di rumah sakit.

Jumlah ini dinilai masih cukup untuk mengakomodasi pasien dengan gejala Covid-19 asimtomatik atau ringan yang dikonfirmasi, asalkan tidak ada lonjakan kasus yang signifikan.

“Secara keseluruhan kami telah menyediakan ruang isolasi di enam rumah sakit rujukan covid-19 yang ada di Banyuwangi. Saat ini ada sekitar 230-an tempat tidur dan yang terisi sekitar 130. Namun kami terus mengantisipasi. Semoga tidak ada lonjakan kasus," kata Anas.

Selain di rumah sakit, Pemkab Banyuwangi juga menyediakan bangunan tersendiri untuk dijadikan tempat isolasi khusus untuk warga yang positif Covid-19 tanpa gejala klinis, yaitu di Balai Diklat ASN di Kecamatan Licin. Balai Diklat itu terutama digunakan oleh warga yang tidak memungkinkan isolasi mandiri di rumahnya.

Di Balai Diklat, saat ini terdapat 5 warga diisolasi.

“Di Balai Diklat Licin, total kapasitas ada 85 tempat tidur, tapi bisa dimaksimalkan menjadi 150 tempat tidur. Saat ini ditempati 5 orang,” ujar Abdullah Azwar Anas.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved