Breaking News:

Berita Lamongan

Diduga Mabuk, Pengendara Motor Asal Lamongan Ini Masuk ke Lajur Kanan, Tewas Tabrak Motor di Tuban

Anwar Syaifuddin (51) warga Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan meninggal dunia usai terlibat Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Kabupaten Tuban.

Editor: Elma Gloria Stevani
Polres Tuban
Jasad korban sesaat sebelum dievakuasi, Rabu sore (6/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM - Anwar Syaifuddin (51) warga Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan meninggal dunia usai terlibat Kecelakaan Lalu Lintas (Lakalantas) di Jalan Pahlawan, Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban, Rabu (6/1/2021) pukul 16.30 WIB.

Informasi yang dihimpun TribunMadura.com, kecelakaan berawal dari kendaraan Honda Beat bernomor polisi S-2724-MJ yang dikemudikan Anwar Syaifuddin berjalan dari arah timur ke barat.

Diduga dalam pengaruh minuman toak sehingga gerak ke kanan dan masuk lajur kanan.

Baca juga: Bayi Perempuan Tanpa Lubang Anus di Kabupaten Sampang Madura Meninggal Dunia Seusai Jalani Operasi

Baca juga: Haru! Gisel Minta Maaf, Akui Menyesal Rekam Video Syur Saat Masih Sah Jadi Istri Gading Marten

Baca juga: KATALOG Promo Indomaret Kamis 7 Januari 2021: Susu Bayi, Snack, Kopi, Perlengkapan Mandi Turun Harga

Baca juga: Promo Alfamart Kamis 7 Januari 2021, Promo Beli 1 Gratis 1, Kebutuhan Dapur dan Diskon Beras Premium

Saat bersamaan, dari arah berlawanan atau arah barat ke timur datang kendaraan Honda Beat Nopol S-5680-FD yang dikendarai oleh Karnoto (39) berboncengan dengan Relny Diadeny Andiko (31) warga Kelurahan Gedongombo, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban.

Kanit Laka Satlantas Polres Tuban, IPDA Eko Sulistyo mengatakan, saat berada di lokasi dari arah berlawanan datang motor yang dikendarai Karnoto, sehingga kecelakaan tak terelakkan. 

"Anwar pengendara asal Lamongan meninggal kecelakaan, diduga mabuk," ujarnya. 

Kanit Laka menjelaskan, selain merenggut korban jiwa, pengendara bernama Karnoto juga mengalami luka ringan. 

Petugas yang berada di lokasi langsung melakukan pertolongan dan olah TKP serta memeriksa sejumlah saksi, untuk perkembangan data. 

Polisi juga mengamankan kendaraan yang terlibat kecelakaan. 

"Barang bukti kita amankan, untuk kerugian materi Rp 2 juta," pungkasnya.

Baca juga: Desa Kewadungan dan Desa Sambirejo Kediri Terendam Banjir Seusai Dilanda Hujan Deras Sejak Rabu

Baca juga: Dua Hal Ini Jadi Pertimbangan Pemerintah Provinsi Jawa Timur Sebelum Distribusikan Vaksin Covid-19

Baca juga: RSUD Dr Harjono Ponorogo Tutup Sementara Layanan UGD Setelah Satu Tenaga Kesehatan Positif Covid-19

Baca juga: Harga Cabai Tembus Rp 70.000 Per Kilogram, Ini Kata Pedagang Cabai di Pasar Anom Baru Sumenep

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved