Breaking News:

Berita Bondowoso

Ribuan Koin Kuno China Seberat 7 Kg dari Abad 8-12 Masehi Ditemukan Petani Bondowoso, Diteliti BPCB

Sampel koin kuno bertuliskan huruf China dikirimkan ke Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jatim oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bondowoso.

Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DANENDRA KUSUMA
Koin kuno yang ditemukan Hanan (40) Warga Dusun Karang Tengah, Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso. 

"Di samping pelengkap upacara, dahulu uang kuno juga dipakai sebagai jimat. Jimat itu diletakkan di tiang atap atau bawah soko guru kala membangun rumah," terangnya.

Ia mengungkapkan, pada masa lalu, agar bisa mendapatkan koin kuno itu, masyarakat menggunakan cara barter.

Proses barter tidak ditentukan dari berapa nilai koin kuno. Sebab, koin kuno itu digunakan untuk sesaji upacara.

"Satu koin Gobok (mata uang Majapahit) dibarter dengan 5 koin China tanpa peduli berasal peninggalan Yuan atau Song," ujarnya.

Baca juga: Harga Cabai Tembus Rp 70.000 Per Kilogram, Ini Kata Pedagang Cabai di Pasar Anom Baru Sumenep

Baca juga: Hore! Bansos Rp 300 Ribu Cair, Login dtks.kemensos.go.id dan Simak Cara Cek Penerima Bansos di Sini!

Baca juga: Segera Lengkapi Dokumen Ini agar BLT UMKM Rp 2,4 Juta Bisa Dicairkan Sebelum Bulan Januari 2021

Baca juga: Gisel Akui Tindakannya di Masa Lalu Bukan Contoh Terpuji: Saya Sadari, Maaf Mengecewakan Banyak Hati

Di sisi lain, untuk membuktikan keaslian koin kuno berasal dari China butuh penelitian mendalam. Karena, masyarakat pada era Kerajaan Champa, Vietnam, pada masa itu juga membuat mata uang China.

"Bahkan, kemungkinan, masyarakat Bondowoso juga membuat sendiri koin kuno bertuliskan huruf China untuk keperluan upacara. Karena koin kuno itu sulit ditemukan," terangnya.

Ia menerangkan, ke depan, sampel koin kuno berjumlah sepuluh itu akan diletakkan di Pusat Informasi Megalitikum Bondowoso (PIMB).

Pihaknya tidak merencanakan ekskavasi di lokasi temuan koin kuno.

"Nantinya akan ditulis di PIMB bila sampel koin kuno itu hibah dari pak Hanan (penemu). Biar ada kebanggaan. Itu juga merupakan bentuk tanggung jawab Dindikbud atas benda peninggalan zaman megalitikum atau klasik yang diserahkan masyarakat," tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Hanan (40) Warga Dusun Karang Tengah, Desa Sumbersalam, Kecamatan Tenggarang, Bondowoso menemukan koin kuno bertuliskan huruf China di tengah sawah miliknya.

Koin kuno yang ditemukan Hanan jumlahnya berkisar ratusan atau bila ditimbang memiliki berat 7 kg.

Ia menemukan koin kuno itu kala menanam cabai pada Selasa 15 Desember 2020.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved