Breaking News:

Virus Corona di Sampang

Kabupaten Sampang Bakal Terima 2500 Vaksin dari Pemprov Jatim, Masih Menunggu Jadwal Distribusi

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, berdasarkan Vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Sampang mendapat 2500 vaksin Covid-19

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Plt. Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Agus Mulyadi. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Hanggara Pratama

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura akan mendapatkan ribuan vaksin Covid-19 dari Pemprov Jawa Timur.

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, berdasarkan Vaksinasi Covid-19 tahap pertama, Kabupaten Sampang akan mendapatkan sebanyak 2500 vaksin Covid-19.

Ribuan vaksin tersebut diperkirakan akan tiba di Kota Bahari pada pekan ke tiga di Januari 2021 ini.

"Jadi saat ini kami masih menunggu distribusi vaksin Covid-19 ini, diperkirakan akan datang pekan ke tiga atau empat bulan ini," ujarnya kepada TribunMadura.com, Jumat (8/1/2021).

Adapun sasaran vaksin Covid-19  tahap awal itu diprioritaskan terhadap tenaga kesehatan.

Baca juga: CEK REKENING! Gaji PNS Naik, Pegawai Terendah Minimal Rp 9 Juta Per Bulan, Polisi & Tentara Juga

Baca juga: Awalnya Mengeluh Batuk, Perawat Puskesmas Bungkal Ponorogo Meninggal dalam Kondisi Positif Covid-19

Baca juga: Firasat Buruk Wanita yang Ditinggal Saat Berteduh Bareng Teman Prianya, Videonya Viral di TikTok

Sebab,  nakes merupakan pihak yang paling sering kontak langsung dengan orang, termasuk menangani pasien Covid-19.

"Pelaksanaan vaksinasi secara bertahap, kemudian yang juga menjadi prioritas selanjutnya adalah TNI/Polri.dan pelayanan publik lainnya" tuturnya 

"Jadi untuk TNI/Polri kami juga mengusulkan ada 1700 vaksin Covid-19," imbuh dia.

Lebih lanjut, pihaknya berharap kepada masyarakat agar tidak risau ataupun khawatir tentang adnya vaksin Covid-19.

"Pemerintah akan memberikan yang terbaik untuk masyarakat agar terhindar dari Pandemi Covid-19," pungkasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved