Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Titik Terang Lokasi Hilangnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Tanda-Tanda di Laut Jadi Petunjuk

Setelah ditelusuri, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dipastikan jatuh di sekitar kawasan kepulauan Seribu tepatnya di Antara Pulau Laki dan Pulau Lancang.

Flightradar24
Sriwijaya Air penerbangan SJ182 dilaporkan hilang kontak Sabtu (9/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM - Insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 benar-benar mengejutkan dan menjadi kabar duka di awal tahun 2021.

Untuk diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 mengalami hilang kontak pada pukul 14.40 WIB Sabtu 9 Januari 2021.

Setelah ditelusuri, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dipastikan jatuh di sekitar kawasan kepulauan Seribu tepatnya di Antara Pulau Laki dan Pulau Lancang.

Baca juga: Co Pilot Fadly Satrianto Jadi Korban Jatuhnya Sriwijaya Air, Rumah Korban Dipadati Sanak Keluarga

Baca juga: Unair Berduka, dari 62 Penumpang 1 Alumninya Jadi Korban Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ 182

Baca juga: Mulai Senin Ada Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Layanan Kantor Imigrasi Malang Ditutup Sementara

Baca juga: Ini Sosok Diego Mamahit, Kopilot Sriwijaya Air SJY182 yang Diduga Jatuh di Perairan Kepulauan Seribu

Para petugas dari unsur-unsur terkait seperti Basarnas, Polisi dan TNI telah bergerak untuk melakukan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Mengenai titik koordinat lokasi pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 182, Asisten Operasi TNI AU Marsekal Muda Henri Alfiandi menyatakan sudah menemukan titik lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

"Koordinatnya 055523 south lintang timurnya 1063605, ini sama dengan laporan Popunas, titik terakhir pesawat penerbangannya, sama. Ini posisi hilang dari pantauan kita," kata Henri di Jakarta Internasional Container Terminal (JICT) II, Jakarta, Minggu (10/1/2021).

"Kita bisa off mungkin radius 50 sampai 100 meter dari situ. Kita bisa lihat, soalnya kalau benda jatuh di laut, itu sangat luas, dan tidak ada tanda di situ. Itu yang menyulitkan kita," ungkapnya.

Lebih lanjut, Henri juga mengungkapkan proses pencarian pesawat Sriwijaya Air juga terbentur dengan arus laut yang kencang. 

"Dari mulai hari kemarin sampai sekarang diitung jatuhnya bisa 5 mil, kalau 5 knot saja bisa 5 mil per jam. Ada arus laut yang bisa membawa material pesawat yang pecah itu," tandasnya.

TNI juga menargetkan pencarian pesawat Sriwijaya Air SJY-182 paling lama 7 hari kerja. Namun, bisa saja target itu diperpanjang tergantung situasi dan kondisi di lapangan.

Henri menuturkan bahwa para petugas memang belum menemukan hal yang besar, tetapi dia optimistis petugas akan menemukan titik pesawat tersebut.

Halaman
12
Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved