Madura United

Cerita Bek Madura United Melatih Sepak Bola Usia Dini, Awalnya Latihan Bersama Evan dan Misbakhus

Andik Rendika Rama menjadi pelatih sepak bola usia dini untuk mengisi libur kompetisi kali ini.

SUCI RAHAYU/JUARA.NET
Bek Madura United, Andik Rendika Rama 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Ditundanya jadwal kompetisi Liga 1 2020 tidak menjadi penghalang bek Madura United, Andik Rendika Rama istirahat dari dunia sepak bola.

Terbaru, Andik Rendika Rama menjadi mentor atau pelatih sepak bola usia dini untuk mengisi libur kompetisi kali ini.

Saat ini, Andik Rendika Rama sudah memiliki kurang lebih 20 binaan pesepak bola usia muda lintas usia, 10-18 tahun.

Andik Rendika Rama melatih para pemain didikannya, bersama Evan Dimas Darmono dan Misbakhus Solikin dalam latihan bersama.

"Mereka pengen ikut gabung, terus saya sama Evan juga cak Mis buat program latihan," cerita Rama pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Senin (11/1/2021).

Lapangan Ngemplak, Made, Surabaya, area sekitar rumah Evan Dimas dipilih Rama untuk rutin menggelar latihan.

Dikatakan Rama, meski awalnya terlihat mudah, faktor bahasa ternyata menjadi tantangan tersendiri.

Tidak hanya penggunaan bahasa yang baik dan benar, pemilihan kalimat yang pas agar bisa mudah dicerna membutuhkan keterampilan tersendiri.

"Bener, cara penyampaian kami kurang, soalnya kami juga bukan orang pintar. Saya kendala bahasa, Evanpun sama," katanya/

"Kadang bahasa Indonesia dicampur Jawa," tutur Rama sambil tersenyum.

Ia mengenang, pernah satu kesempatan saat laga uji tanding, ia tanpa sadar memberikan instruksi terhadap pemainnya dari pinggir lapangan dengan bahasa yang terdengar aneh.

"Awas-awas kamu jangan njulungup, juga bilang, awas di burimu itu ada musuh, jadi malah ketawa bareng-bareng," cerita Rama sambil tertawa.

Sering salah kata, tidak membuat Rama kapok. Sebaliknya ia menilai ini sebagai tantangan dirinya untuk terus belajar menjadi pelatih.

Sebab, ia menargetkan tetap berkarier di sepak bola menjadi pelatih saat sudah pensiun dari pemain profesional.

Karena belum memiliki dasar ilmu kepelatihan, Rama menyebut bahwa materi latihan yang diberikan selama ini berdasarkan pengetahuan yang ia dapat selama di klub.

"Kasih ilmu apa yang pernah dilatih sama pelatih-pelatih profesional, biar anak-anak juga tahu," pungkasnya. (amn).

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved