Liga Spanyol
Kiper Real Madrid Thibaut Curtois Kesal dengan Perlakuan Liga Spanyol: Kami Bukan Boneka
Perlakuan Liga Spanyol terhadap skuad Real Madrid tuai reaksi dari kiper Real Madrid. Thibaut Curtois mempermasalahkan Liga Spanyol yang memaksa klub
TRIBUNMADURA.COM - Perlakuan Liga Spanyol terhadap skuad Real Madrid menuai reaksi dari kiper Real Madrid.
Thibaut Curtois mempermasalahkan Liga Spanyol yang memaksa klub untuk bermain.
Padahal, kondisi cuaca sebenarnya tak memungkinkan.
Apalagi, Real Madrid mengetahui jika saat itu badai akan terjadi.
Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, mengungkapkan kekesalannya karena merasa tidak diperlakukan seperti manusia oleh LaLiga.
Thibaut Courtois tak bisa menyembunyikan kekesalannya terhadap penyelanggara kompetisi Liga Spanyol, LaLiga, usai laga kontra Osasuna, Sabtu (9/1/2021).
Baca juga: Cara Membersihkan Noda Darah di Pakaian, Bisa Pakai Perlengkapan Dapur ini
Baca juga: AC Milan di Pucuk Klasemen Liga Italia, Stefano Pioli Akui Tak Terkejut, Ungkap Faktor Tampil Apik
Baca juga: Pelatih Real Madrid Salahkan Cuaca Saat Gagal Menang dari Osasuna di Liga Spanyol: Tidak Tepat
Berduel di Stadion El Sadar, Pamplona, Thibaut Courtois dkk gagal mendulang tiga poin setelah hanya bermain imbang 0-0.
Adapun kekesalan Courtois disebabkan keputusan LaLiga yang tetap memaksa Madrid untuk bertandang ke markas Osasuna.
Padahal, Spanyol tengah dilanda badai Filomena pada akhir pekan ini, yang membuat sebagian besar wilayah negara tersebut diselimuti salju tebal.
Skuad Madrid sendiri sempat terjebak di Bandara Barajas, Madrid, selama hampir empat jam karena pesawat mereka tidak dapat lepas landas.
Pasca-pertandingan, Los Blancos pun terpaksa bertahan di Pamplona karena Bandara Barajas ditutup paling cepat hingga Minggu sore waktu setempat.
Dikutip BolaSport.com ( TribunMadura.com network ) dari Football Espana, Madrid sendiri tidak secara resmi meminta penundaan pertandingan.
Akan tetapi, LaLiga mengatakan perubahan waktu tidak mungkin dilakukan karena siaran televisi internasional.
"Kami memang bisa bermain, tetapi saya menyesalkan sikap LaLiga terhadap kami, Rayo Vallecano, dan tim lain," kata Courtois, dikutip BolaSport.com dari Football Espana.
"Saya pikir, sudah lama diketahui bahwa badai akan terjadi, dan masalahnya bukan hanya tidak bisa bermain, tetapi kami bahkan harus lepas landas dengan landasan setengah beku."
"Setelah pertandingan pun kami tidak bisa langsung pergi, kami harus ke Malaga dulu."
"LaLiga harus menyadari bahwa kami adalah manusia, kami bukan boneka pertunjukan yang harus selalu dimainkan," ucap kiper asal Belgia ini menambahkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/kiper-real-madrid-thibaut-curtois-bereaksi-soal-perlakuan-liga-spanyol.jpg)