Breaking News:

Syekh Ali Jaber Meninggal Dunia

Kebaikan Syekh Ali Jaber Semasa Hidup, Umrahkan Bocah Pemulung dan Memaafkan Pemuda yang Menusuknya

Syekh Ali Jaber meninggal dunia pada hari Kamis, 14 Januari 2021. Simak segala kebaikan Syekh Ali Jaber semasa hidup.

Tangkapan Layar YouTube Syekh Ali Jaber
Potret ulama Syekh Ali Jaber yang meninggal dunia, 14 Januari 2021. 

Syekh Ali Jaber pun tak sungkan langsung mencium pipi dan kepala Gifari serta memeluknya kembali.

Gifari kemudian diminta membacakan surat Alfatihah, sementara Syekh Ali Jaber duduk di sampingnya.

Lantunan suara merdu Gifari meluluhkan hati Syekh Ali Jabar yang tak bisa menahan air mata.

Gifari tak menyangka bisa bertatap langsung dengan Syekh Ali Jaber apalagi sampai dipeluk dan dicium.

"Ketemu Syekh Ali Jaber perasaannya senang sekali, tidak menyangka. Saya kira ini mimpi, ternyata ini kenyataan," ucap Gifari.

Ia merasa terharu dan sempat mendengar kabar akan dijadikan anak angkat dan berangkat umrah bersama Syekh Ali Jaber.

"Katanya memang mau dijadikan anak angkat dan diumrahkan. Tapi belum tahu kapan."

"Saya ketemu dengan Syekh saja sudah bahagia. Saya akan mendoakan yang terbaik buat Syekh Ali Jaber semoga selalu dilindungi Allah SWT," ungkap Gifari.

Syehk Ali Jaber juga akan memenuhi semua kebutuhan keluarga Gifari.

"Tidak hanya umrah bersama saya. Tapi juga soal pendidikanya. Mengapa umrah, ini menjadi awal yang baru bagi Muhammad Gifari Akbar," ujar Syekh Ali Jaber.

Syekh Ali Jaber berharap kelak Muhammad Gifari Akbar bisa menjadi imam besar. Dia pun akan membimbing langsung pendidikan Muhammad Gifari Akbar.

Berkah dari membaca Al-Quran yang dirasa Gifari tak sampai di situ.

Ternyata, Syekh Ali Jabar ikut mengantar langsung Gifari ke rumahnya di Garut.

Gifari menangis saat bertemu dengan kakek dan neneknya di rumahnya di Kampung Sodong, Kelurahan Muarasanding, Kecamatan Garut Kota.

Kedatangan Syekh Ali Jaber tersebut untuk bersilaturahmi dengan keluarga Akbar.

Saat itu, Syekh ALi Jaber memohon izin untuk membawa akbar ke pesantrennya di Cipanas, Cianjur.

"Saya bangga sekali bisa bertemu langsung dengan keluarga Akbar di Garut. Saya memohon pamit, izin untuk bisa bawa Akbar, dibina," ucap Syekh Ali Jaber di rumah kakek Akbar.

Di rumah semi permanen itu, Syekh Ali Jaber berbincangan dengan kakek Akbar yang duduk di sampingnya.

"Insya Allah akan kami bina di pesantren kami di Cipanas (Cianjur) selama satu bulan. Setelah itu akan dibawa berangkat umrah," katanya.

Baca juga: Kondisi Terakhir Syekh Ali Jaber sebelum Meninggal, Lawan Covid-19 Pakai Alat Jantung dan Ventilator

Baca juga: Info Terbaru, Kartu Prakerja Gelombang 12 Segera Dibuka, Simak Syarat dan Cara Daftarnya di Sini

Baca juga: Efek Vaksin Sinovac: Ketua Tim Kuratif Satgas Covid-19 Jatim Nyeri, Rasa yang Biasa Jika Disuntik

Baca juga: Tangkal Hoax, Gugus Tugas Kecamatan Torjun Sampang Sampaikan Pemahaman Tentang Vaksin Covid-19

Syekh Ali Jaber juga mengajak keluarga Akbar untuk beribadah umrah.

Namun dengan peraturan umrah saat ini di tengah pandemi Covid-19, kakek dan nenek Akbar belum bisa pergi umrah bersama di tahun ini.

"Nanti kita pergi umrah bersama. Menunggu kondisi sudah umum kembali," kata Syekh Ali Jaber ke kakek dan nenek Akbar.

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Mengenang Kebaikan Syekh Ali Jaber: Maafkan Pemuda Penusuknya, Umrahkan Pemulung Pembawa Al-Quran

Editor: Elma Gloria Stevani
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved