Breaking News:

Berita Sumenep

Kronologi Kasus Penganiayaan Diduga Dilakukan Oknum PNS Pemkab Sumenep, Bermula Dipepet di Jalan

Kasus penganiayaan yang diduga dilakukan oknum PNS Disparbudpora Sumenep berbuntut panjang.

Net
ilustrasi penganiayaan 

Wartawan TribunMadura.com, Ali Hafidz Syahbana

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Istri ABM, FT buka suara terkait kasus dugaan penganiayaan pada suaminya yang dilakukan oknum PNS Disparbudpora Sumenep berinisial S.

FT menjelaskan, saat itu suaminya hendak pergi ke Bank BRI di Kabupaten Sumenep dengan mengendarai sepeda motor.

Di perjalanan, suaminya tiba-tiba dipepet oleh mobil S.

"Hendak mau ke BRI dan tiba - tiba di jalan dipepet oleh mobil itu," kata FT, Kamis (14/1/2021).

Saat posisi dipepet itulah, kata FT, suaminya diduga dianiaya oleh oknum PNS tersebut.

Baca juga: Sosok Oknum PNS Pemkab Sumenep yang Diduga Aniaya Warga Sipil, Bermula dari Pertengkaran 2 Pihak

Baca juga: Warga Miskin di Kadur Pamekasan Mulai Terima BST, Penyerahan Bantuan Dikawal Ketat TNI-Polri

Baca juga: Jumlah Anak Yatim yang Mendapat Santunan dari Pemkab Sampang Bertambah dari Tahun Sebelumnya

"Saat itulah disilet kater, melihat pelaku kayak orang mabuk," katanya.

Dikonfirmasi oleh TribunMadura.com, Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep, S mengakui kejadian tersebut.

Namun, ia mengelak jika dituding dengan dugaan melakukan pembacokan terhadap korban.

"Tidak melakukan pembacokan, tapi saat naik mubil ada pengendara main HP nyerempet mobil (mobil yang dinaikinya)," kata S.

Begitu tahu menyerempet mobil yang dinaikinya, Subiyakto spontan keluar dari mobil untuk menghajar dengan tangannya.

"Misal dilaporkan dengan pembacokan tidak apa-apa, silahkan dibuktikan saja. Saya banyak saksinya, karena saya tidak sendirian di mobil," katanya.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved