Breaking News:

Berita Malang

Langgar Jam Malam Aturan PPKM, Kafe di Kota Malang Disegel, Tak Boleh Beroperasi 14 Hari ke Depan

Kafe di Kota Malang terpaksa disegel Tim gabungan Satgas Covid 19 Kota Malang karena melanggar aturan PPKM.

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Satpol PP Kota Malang saat memberikan teguran kepada salah satu kafe yang melanggar PPKM. 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sebuah kafe di Kota Malang terpaksa disegel Tim gabungan Satgas Covid-19 Kota Malang.

Kafe itu disegel setelah kedepatan melanggar aturan PPKM di Kota Malang yang membatasi tempat usaha buka hingga pukul 20.00 WIB.

Akibatnya, kafe itu tidak dapat beroperasi selama 14 hari ke depan.

Ternyata kafe tersebut sudah mendapat teguran lebih dari satu kali.

Selain itu, sejumlah kafe dan restoran yang masih melanggar aturan jam malam, diberikan BAP (surat teguran).

Kabid Ketentraman dan Ketertiban Umum Satpol PP Kota Malang, Rahmat Hidayat mengatakan operasi tersebut untuk menindaklanjuti insturksi dari Mendagri terkait PPKM.

"Di mana salah satu poinnya, yakni kegiatan usaha seperti pusat perbelanjaan, restoran dan kafe wajib tutup pada pukul 20.00," ujarnya saat ditemui TribunJatim.com ( grup TribunMadura.co, ), Sabtu (16/1/2021).

Ia menjelaskan bila ada sejumlah pelaku usaha yang ditemukan masih bandel, akan diberikan sanksi sesuai Perda Provinsi Jawa Timur Nomor 2 Tahun 2020.

"Untuk sanksi administrasi, berjenjang, mulai dari teguran tertulis hingga denda maksimal Rp 100 juta sampai pencabutan izin," kata dia.

"Sementara untuk sanksi pidana, yakni tindak pidana ringan dengan maksimal hukuman penjara selama tiga bulan dan denda maksimal Rp 50 juta," bebernya.

Selain melakukan penertiban pelaku usaha, pihaknya juga melakukan penertiban terhadap kerumunan masyarakat yang terjadi di atas pukul 20.00 WIB.

"Untuk PKL, tidak ada larangan dan mendapatkan toleransi untuk tetap buka di atas jam 20.00 WIB. Namun harus menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Jika ada kerumunan, maka kami bubarkan," pungkasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved