Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Sepekan Insiden Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 Jatuh, Keluarga Korban asal Kediri Gelar Doa Bersama

Keluarga korban insiden Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh melakukan doa bersama.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/Farid Mukarrom
doa bersama untuk korban pesawat Sriwijaya Air SJ 182 asal Pare Kediri di Patung Ringinbudho Sabtu (16/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Tepat sepekan lalu, insiden memilukan terjadi di Indonesia.

Sebuah Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di Perairan Kepulauan Seribu, Sabtu (9/1/2021).

Pesawat Sriwijaya Air rute penerbangan Jakarta-Pontianak tersebut jatuh setelah lepas landas dari Bandara Soekarto-Hatta.

Hingga kini, korban Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang jatuh masih dalam proses pencarian.

Namun, ada beberapa jenazah korban Sriwijaya Air yang telah dievakuasi dan dikebumikan.

Baca juga: Jenazah Fadly Satrianto Co-Pilot Sriwijaya Air Dimakamkan di TPU Keputih, Tangis Keluarga Pecah

Baca juga: Tak Beroperasi 9 Bulan, Ini Riwayat Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Sebelum Jatuh, Berusia 26 Tahun

Baca juga: VIRAL Penjual Sayur Pakai Jas Keliling ke Kampung-Kampung, Pakai Pantofel, Kemeja hingga Dasi

Sementara itu, lerabat keluarga satu di antara korban pesawat Sriwijaya Air asal Pare Kediri melakukan doa bersama di Patung Ringinbudho, Sabtu (16/1/2021).

Mereka tergabung dalam komunitas Gus Durian dan alumni SMP 2 Pare dan SMA 1 Pare.

Komunitas Gus Durian ini mendoakan pasca 7 hari jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

Selain itu komunitas ini juga mendoakan korban bencana gempa bumi, musibah banjir dan tanah longsor.

Devi Yunita Santi, Koordinator kegiatan doa bersama menuturkan, acara ini sebagai bentuk keprihatinan dan belasungkawa atas Rahmania bersama keluarga.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved