Breaking News:

Madura United

Mantan Bek Madura United ini Tetap Terapkan Pola Latihan TC Timnas Indonesia dalam Kesehariannya

Eks bek Madura United tetap menerapkan pola dan metode latihan yang ia dapat dari pemusatan latihan (TC) Timnas.

pssi.org
Bek Madura United, Andik Rendika Rama saat mengikuti TC Timnas Indonesia 

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN - Eks bek Madura United, Andik Rendika Rama mengaku saat ini tetap menerapkan pola dan metode latihan yang ia dapat dari pemusatan latihan (TC) Timnas Indonesia di bawah asuhan Shin Tae Yong.

Sebelumnya, Andik Rendika Rama menjadi bagian dari 36 pemain yang mengikuti pemusatan latihan Timnas Indonesia sebagai persiapan menyambut SEA Games 2021 pada November 2021 mendatang di Vietnam.

"Alhamdulillah sampai saat ini saya masih terus menjalankan kebiasaan TC Timnas kemarin," kata Andik Rendika Rama pada Surya ( grup TribunMadura.com ), Minggu (17/1/2021).

Menurut Andik Rendika Rama, poin paling penting dalam TC Timnas Indonesia adalah saat ini ia menjadi lebih disiplin.

Baca juga: Cerita Bek Madura United Melatih Sepak Bola Usia Dini, Awalnya Latihan Bersama Evan dan Misbakhus

Baca juga: Fenomena Pemain Liga 1 Turun Gunung Ikut Tarkam, Pelatih Madura United: Gak Bisa Salahkan 100 Persen

Tidak hanya saat berlatih di lapangan, jam istirahat, juga asupan nutrisi makanan benar-benar diperhatikan.

Dengan upaya itu, Rama berharap, kondisi fisiknya sebagai seorang atlet selalu prima.

"Semua pemain sebenarnya tahu kapan harus beristirahat juga harus konsumsi makanan apa yang baik bagi tubuh. Namun kadang kurang disiplin," jelasnya.

"Padahal bagi kami seorang atlet, itu sangat penting. Satu di antaranya, atlet harus banyak mengkonsumsi makanan berprotein tinggi," tambah mantan pemain Persija itu.

Usai mengikuti TC, Rama tidak memungkiri bahwa semangat kembali mendisiplinkan diri meningkat hingga saat ini.

Termasuk juga saat ini ia sudah benar-benar menjauhi makanan berminyak, lemak, dan makanan cepat saji.

Soal model latihan, ia mulai ada modifikasi, terutama saat ini lebih banyak model latihan untuk peningkatan massa oto di tubuh.

Dimana, sebelumnya pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong menyebut bahwa pemain Indonesia masih lemah di massa otot, sehingga saat terjadi duel dengan lawan selalu kalah.

"Semenjak pulang dari timnas, Rama sekarang banyak Gym, biasanya si jarang, jadi latihan lebih banyak fokus ke bodyfit," pungkasnya. (amn).

Penulis: Khairul Amin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved