Breaking News:

Berita Magetan

Pengendara Motor Magetan yang Sedang Mabuk Tabrak Mobil dari Arah Berlawanan, Sempat Melaju Zigzag

Seorang pengendara motor bernama Taufik Rohmat Hidayat tewas setelah mengendarai motor dengan kecepatan tinggi di jalur alap alap, di Desa Kleco.

Penulis: Doni Prasetyo | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
Motor AE 6095 QF relatif baru yang dikendarai korban tewas, dalam keaadaan hancur dengan jazz merah yang ditabrak dan tiga orang anggota keluarga korban yang datang ke TKP berangkulan menangis histeris, tidak menyangka korban meninggal dengan kondisi mengenaskan. 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Seorang pengendara motor bernama Taufik Rohmat Hidayat tewas setelah mengendarai motor dengan kecepatan tinggi di jalur alap alap, di Desa Kleco, Kecamatan Maospati, Kabupaten Magetan.

Pria berusia 40 tahun itu menabrak mobil Honda Jazz berwarna merah dari arah berlawanan, Minggu (17/1/2021).

Pantauan TribunMadura.com, Taufik Rohmat Hidayat adalah warga Desa Selorejo, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan.

Menurut Ikhwanto, pengemudi mobil Honda Jazz yang ditabrak korban, ketika kejadian bersama keluarganya ini akan pulang ke rumah setelah mengantar ipar terapi pengobatan.

Namun, saat tiba di tempat kejadian perkara (TKP), tiba tiba sepeda motor AE 6095 QF yang dikendarai Taufik melaju kencang, zig zag, ke Kiri dan Kanan datang dari arah berlawanan.

"Karena melihat motor zig zag dengan kecepatan tinggi, saya menghentikan laju mobil, tapi motor itu malah menabraknya. Diduga korban menabrak mobil saya dengan laju kendaraannya mencapai 100 kilometer/jam," kata Ikhwanto kepada TribunMadura.com, Minggu (17/1/2021).

Ia tidak berani melihat kondisi korban, begitu mobilnya ditabrak tepat ditengah tengah, Ikhwanto tidak berani keluar dari ruang pengemudi untuk menenangkan keluarganya, karena selain iparnya sakit, istri Ikhwanto menderita penyakit jantung.

"Saya tidak berani melihat posisi korban, karena saya menenangkan anggota keluarga yang berada di mobil. Selain ipar saya sakit, istri saya punya penyakit jantung," kata Ikhwanto.

Informasi saksi saksi jalur alap alap yang berada di Desa Kleco, Maospati ini sering memakan korban, selain jalurnya berkelok, ada jembatan yang posisinya tepat di kelokan, sehingga kalau pengendara tidak dalam kondisi waspada, bisa fatal.

Pasalnya, kendaraan yang datang dari arah berlawanan tiba tiba nongol.

"Orang waras saja harus waspada melewati kelokan itu, karena tiba tiba kendaraan muncul dari arah berlawanan, klo tidak waspada, pasti akan terjadi kecelakaan. Apalagi korban nyetir dalam keadaan mabuk," kata Sarjo warga setempat.

Petugas dari Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Magetan Aiptu Joko Sulistyo yang datang langsung melakukan olah tempat kejadian perkara  (TKP) dan membawa jenazah korban yang meninggal ditempat kejadian ke kamar mayat RSUD dr Sayidiman, Magetan.

"Sesuai keterangan saksi saksi yang kami mintai keterangan, korban ini mengendarai motor dari arah berlawan dengan kecepatan tinggi," kata Aiptu Joko Sulistyo.

Terlihat keluarga korban yang datang ke TKP menangis histeris melihat korban meninggal dengan mengenaskan. Namun mereka sepertinya tidak bisa berbuat banyak.

Bahkan, keluarga korban tidak mau menjawab ketika ditanyakan kebiasaan korban mengonsumsi minuman keras (miras) itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved