Virus Corona di Trenggalek

Empat Puskesmas di Kabupaten Trenggalek Bakal Difungsikan Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek tengah menyiapkan empat puskesmas untuk menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/AFLAHUL ABIDIN
Puskesmas Baruharjo, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek menjadi salah satu Rumah Sakit Darurat Covid-19, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK - Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek tengah menyiapkan empat puskesmas untuk menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Keempat puskesmas yang disiapkan menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19 yakni Puskesmas Panggul (RSU Panggul), Puskesmas Pandean, Puskesmas Kampak, dan Puskesmas Baruharjo.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, Saeroni mengatakan, berbagai persiapan telah dijalankan untuk menyiapkan Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Baca juga: 1.998 SDM Kesehatan Jatim Telah Disuntik Vaksin Covid-19, Berasal dari Sidoarjo, Surabaya dan Gresik

Baca juga: Pengurus KONI Sampang Periode 2020 – 2024 Optimistis Tingkatkan Prestasi di Kabupaten Sampang

Baca juga: Bupati Sampang Lantik Pengurus KONI 2020-2024, Slamet Junaidi: KONI Harus Punya Target dan Inovasi,

Baca juga: Ramalan Zodiak Cinta Terbaru Selasa 19 Januari 2021, Aries Romantis, Gemini Ada Rahasia di Masa Lalu

"Kami sudah visitasi. Sudah memenuhi syarat. Hanya kami perlu melengkapi untuk beberapa yang kurang," kata Saeroni, Senin (18/1/2021).

Menurut Saeroni, tak butuh waktu lama untuk melengkapi kekurangan di puskesmas calon Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Keempat puskesmas itu memenuhi syarat untuk menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19.

Setidaknya, keempatnya punya fasilitas yang mirip dengan rumah sakit.

Mulai dari adanya tempat pengolahan limbah, sumber daya manusia, dan loundry yang memadahi.

"Dalam bulan ini mestinya sudah bisa untuk operasional," sambung Saeroni.

Saeroni melanjutkan, operasional Rumah Sakit Darurat Covid-19 hanya perlu izin dan penetapan dari kepala daerah.

Meski demikian, pihaknya akan melaporkan seluruh kebijakan itu ke Dinas Kesehatan Provinsi Jatim hingga Kementerian Kesehatan RI.

Secara total, empat puskesmas itu akan punya kapasitas 120 tempat tidur bagi pasien Covid-19 yang butuh perawatan.

Namun di tahap awal, belum seluruhnya bisa ditempati.

Baca juga: Ramalan Zodiak Selasa 19 Januari 2021, Aquarius Memasang Wajah Pemberani, Capricorn Melawan Pesaing

Baca juga: Kabupaten Malang Dapat 8 Ribu Dosis Vaksin, Begini Peruntukan Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Anak Pertama Ungkap Kepribadian Syekh Ali Jaber, Al Hasan: Suka Bercanda dan Tidak Mau Disebut Bapak

Baca juga: Download MP3 Kumpulan Lagu Ratna Antika Dangdut Koplo 2019, Ra Kuwat Mbok hingga Rumangsamu Penak

"Kalau kami operasionalkan 15-20 bed, berarti 50 persen dari kapasitas," ucap dia.

Dengan menjadi Rumah Sakit Darurat Covid-19, empat puskesmas tersebut hanya melayani pasien Covid-19 yang butuh perawatan.

Untuk pasien non-Covid-19, akan diarahkan ke puskesmas terdekat lain.

"Untuk Panggul, kami arahkan ke Puskemas Bodak. Sementara di pandean, kami bawa ke Puskesmas Dongko. Pasien non-Covid di Kampak akan kami arahkan ke Puskesmas Gandusari dan Karanganyar. Sementara di daerah Baruharjo, kami arahkan ke Puskesmas Durenan," pungkas Saeroni.

Sekadar informasi, Kabupaten Trenggalek saat ini memiliki satu RS rujukan Covid-19, yakni di RSUD dr Soedomo.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved