Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Hasil Pemantauan Camat Tambaksari Terkait Penerapan Protokol Kesehatan: Masker Harus Dipakai Benar

Petugas gabungan di Kota Surabaya melakukan monitoring atau pematauan ketat kepatahan warga terhadap protokol kesehatan.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Elma Gloria Stevani
Istimewa/TribunMadura.com
Pemerintah Kota Surabaya saat melakukan monitoring dan sosialisasi protokol kesehatan di Kota Surabaya, Senin (18/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemerintah Kota Surabaya mulai menerapkan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat ( PPKM), mulai 11 Januari 2021 hingga 25 Januari 2021.

Terbaru, petugas gabungan di Kota Surabaya melakukan monitoring atau pematauan ketat kepatahan warga terhadap protokol kesehatan.

Di kecamatan Tambaksari misalnya, petugas gabungan terus melakukan monitoring terhadap kepatuhan warga.

Petugas rutin melakukan pemantauan.

Baca juga: Bupati Pamekasan Berencana Tambah Beasiswa Mahasiswa dan Siswa yang Menjadi Dokter hingga Jenderal

Baca juga: Empat Puskesmas di Kabupaten Trenggalek Bakal Difungsikan Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

Baca juga: Download MP3 Kumpulan Lagu DJ Remix Terbaru 2021 Viral TikTok, Ada DJ Nanda Lia DJ Opus dan DJ Slow

Baca juga: Download MP3 DJ Anjing Banget Full Bass, Lagu DJ Remix Paling Enak, Viral TikTok 2021, Ada Liriknya

"Setiap hari kita lakukan (monitoring)," kata Camat Tambaksari, Ridwan Mubarun kepada TribunMadura.com, Senin (18/1/2021). 

Ridwan mengungkapkan, kepatuhan warga memang sudah cukup tinggi.

Misalnya, sudah banyak yang sadar dengan menggunakan masker saat beraktifitas di luar rumah. 

Hanya saja, petugas masih kerap mendapati warga yang maskernya diplorot.

Ridwan mengatakan, pihaknya memang menekankan agar tak hanya memakai masker

Namun, penggunaan masker yang benar juga harus diperhatikan. Masker harus digunakan dengan tepat. Ridwan berharap kesadaran terus meningkat.  

"Masyarakat harus sadar kalau masker itu bukan hanya hiasan tapi harus dipakai benar," ungkapnya. 

Secara umum dia menyebut, di wilayah Tambaksari jumlah pelanggaran sudah berangsur turun. 

Sementara itu, seperti rumah makan dan warung kopi, juga tak luput dari pantauan.

Baca juga: Jumlah Pasien Melonjak! Trenggalek Masuk Zona Merah Covid-19, Pemkab Siapkan Langkah-langkah Ini

Baca juga: Ketua Komisi I DPRD Sumenep: Jangan Ada Rotasi dan Mutasi Pejabat Sebelum Bupati Terpilih Dilantik

Baca juga: Anggota Koramil Pademawu Blusukan ke Pasar Mongging, Berikan Sosialiasi Prokes & Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Download MP3 Kumpulan Lagu Ratna Antika Dangdut Koplo 2019, Ra Kuwat Mbok hingga Rumangsamu Penak

Ridwan mengungkapkan, dari hasil monitoring yang dilakukan sejauh ini sudah terbilang tertib. Monitoring bakal terus dilakukan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved