Breaking News:

Virus Corona di Madiun

Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Ruang Isolasi di RSUD Sogaten dan Asrama Haji Kota Madiun Penuh

Kapasitas dua tempat isolasi bagi pasien Covid-19 di Kota Madiun, yakni RSUD Kota Madiun dan Asrama Haji sudah di ambang batas.

TRIBUNMADURA.COM/RAHADIAN BAGUS
DIBUKA—Ruang pelayanan instalasi gawat darurat (IGD) RSUD Sogaten Kota Madiun dibuka kembali setelah ditutup 12 jam untuk sterilisasi menyusul satu dokter yang bertugas positif terpapar corona, Rabu (5/8/2020). 

Penulis: Rahadian Bagus l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MADIUN - Kasus Covid-19 di Kota Madiun semakin bertambah.

Sementara itu, kapasitas dua tempat isolasi bagi pasien Covid-19 di Kota Madiun, yakni RSUD Sogaten Kota Madiun dan Asrama Haji Kota Madiun sudah di ambang batas.

‘’Di Asrama Haji kapasitasnya sebanyak 62 tempat tidur. Memang tidak semuanya terisi, karena aturan maksimalnya 60 persen dari kapasitas.

Baca juga: Bupati Pamekasan Pimpin Tahlil Bersama, Doakan Wafatnya Pengasuh Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata

Baca juga: Polisi Ungkap Hasil Visum Korban Dugaan Penganiayaan oleh Oknum PNS Pemkab Sumenep, Akibat Sajam

Baca juga: Download Lagu MP3 DJ Terpesona Aku Terpesona Menatap Wajahmu yang Manis Full Bass, Viral di TikTok

Baca juga: Madura United Apresiasi Perihal Dihentikannya Kelanjutan Liga 1 dan Liga 2 Musim 2020

Saat ini, kami sedang siapkan penambahan 29 tempat tidur lagi,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Kota Madiun, dr Denik Wuryani, ketika dikonfirmasi via telpon, Rabu (20/1/2021).

Selain menyiapkan bed atau tempat tidur, pihaknya juga akan mempersiapkan tambahan tenaga kesehatan. Sebab, tenaga kesehatan juga dibutuhkan untuk merawat para pasien. 

‘’Sebenarnya bed sudah ditambahkan, tinggal penambahan tenaga, ini sedang kami siapkan,’’ jelasnya. 

Ia mengatakan, selain Asrama Haji, RSUD Kota Madiun yang menjadi tempat perawatan bagi pasien Covid-19 juga penuh.

Sebanyak 13 tempat tidur di ruang Wijaya Kusuma, 12 di kamar di VIP dan empat bed di IGD, sudah penuh.

Sementara itu, Wali Kota Madiun, Maidi, mengimbau agar masyarakat semakin berhati-hati.

Setiap warga juga bertanggung jawab atas kesehatannya masing-masing, dengan cara disiplin mematuhi aturan protokol kesehatan.

‘’Ini tanggung jawab kita bersama. Masyarakat juga tanggung jawab menjaga dirinya, keluarganya. Paling tidak patuh dan taat aturan,’’ tegasnya.

Maidi menambahkan, bertambahnya pasien Covid-19, membuat petugas kesehatan kewalahan. Masyarakat juga harus peduli dan ikut membantu memutus rantai penularan dengan disiplin menerapkan protokol kesehatan dan mematuhi anjuran pemerintah. 

‘’Pemerintah sudah mengeluarkan aturan. Paling tidak itu diikuti dulu lah. Jangan sampai ada tertular. Apalagi kapasitas ruang isolasi telah penuh kini,’’ pungkasnya.

Baca juga: UPDATE CORONA di Ponorogo Hari Ini, Ada 76 Pasien Baru, Terbanyak Bergejala Ringan hingga Berat

Baca juga: Kiwil Ngotot Masih Tetap Ingin Poligami: Gua Kawin Sekarang, Besok Kawin Lagi Juga Gampang Kok

Baca juga: Surabaya Kembali Terima Jatah Vaksin dari Pemprov Jatim, 18.420 Vial Vaksin Covid-19 Telah Diterima

Baca juga: Masuk Zona Merah Covid-19, 75 Persen ASN Kabupaten Ponorogo Bersiap Work From Home (WFH)

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved