Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Masuk Zona Merah Covid-19, 75 Persen ASN Kabupaten Ponorogo Bersiap Work From Home (WFH)

Pemkab Ponorogo berencana menambah jumlah persentase Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN ARIF CANDRA SAKTI
Razia masker di Lingkungan Pemkab Ponorogo, Rabu (2/12/2020). 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti I Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Para Aparatur Sipil Negara (ASN) yang berada di Kabupaten Ponorogo diperbolehkan untuk bekerja dari rumah atau work from home.

Pemkab Ponorogo berencana menambah jumlah persentase Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work From Home (WFH).

Kebijakan tersebut diambil setelah melihat Ponorogo masuk ke dalam zona merah atau daerah dengan risiko tinggi penularan Covid-19.

Baca juga: Polisi Ungkap Hasil Visum Korban Dugaan Penganiayaan oleh Oknum PNS Pemkab Sumenep, Akibat Sajam

Baca juga: Bupati Pamekasan Pimpin Tahlil Bersama, Doakan Wafatnya Pengasuh Ponpes Mambaul Ulum Bata-Bata

Baca juga: PSSI Batalkan Kompetisi Liga 1 dan Liga 2 Musim 2020, Begini Respons Manajemen Arema FC

Baca juga: Kasus Covid-19 Terus Meningkat, Ruang Isolasi di RSUD Sogaten dan Asrama Haji Kota Madiun Penuh

"Suratnya kita siapkan untuk posisi ASN di zona merah yaitu WFH 75 persen lalu Work From Office (WFO) 25 persen," ucap Kepala BPKSDM (Badan Pengembangan Kepegawaian Sumber Daya Manusia) Ponorogo, Winarko Arief Tjahjono, Rabu (20/1/2021).

Pelaksanaan kebijakan ini masih menunggu persetujuan dari Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni.

Winarko menjelaskan nantinya WFH 75 persen ini akan berlaku di seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di luar bidang kesehatan dan pendidikan.

"kalau itu sudah ada yang mengatur sendiri," lanjutnya.

Lebih lanjut, Winarko menjelaskan pelaksanaan WFH untuk ASN ini sebenarnya sudah diterapkan sejak Ponorogo masuk ke zona oranye bulan November lalu.

"Kita sudah menerapkan 50 persen WFH dan 50 persen WFO (work from office)," jelasnya.

Untuk pola kerja saat penerapan WFH ini akan disesuaikan dengan kondisi masing-masing OPD.

"Bagi yang sudah memaksimalkan teknologi informasi tentu penerapan WFH 75 persen tidak menjadi masalah. Bagi yang belum silakan menyesuaikan," ucap Winarko.

Penerapan WFH ini, lanjut Winarko tidak mengurangi tunjangan kinerja dari ASN.

"Mereka tetap bekerja hanya saja tidak di kantor tapi di rumah. 2 jam sekali absen foto," pungkasnya.

Baca juga: Kiwil Ngotot Masih Tetap Ingin Poligami: Gua Kawin Sekarang, Besok Kawin Lagi Juga Gampang Kok

Baca juga: UPDATE CORONA di Blitar Rabu 20 Januari 2021, Tambah 22 Kasus Positif, 1 Pasien Covid-19 Meninggal

Baca juga: Download Lagu MP3 DJ Terpesona Aku Terpesona Menatap Wajahmu yang Manis Full Bass, Viral di TikTok

Baca juga: Kesedihan Roy Marten ketika Anaknya Hendak Bercerai dengan Gisel: Gading Lihat Saya dan Ikut Nangis

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved