Breaking News:

Berita Pamekasan

52 TKI Ilegal Asal Pamekasan Meninggal Dunia Selama Tahun 2020, Mayoritas Karena Hal Berikut

Total 52 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Pamekasan meninggal dunia selama tahun 2020. Mayoritas, mereka meninggal karena sakit.

Koordinator P4TKI Pamekasan, Hari Sarjana Saputra
Petugas Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (B2PMI) saat menjemput salah satu PMI ilegal yang meninggal dunia asal Madura di Bandara Juanda Surabaya beberapa waktu lalu. 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Total 52 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal dari Pamekasan meninggal dunia selama tahun 2020.

Mayoritas, mereka meninggal karena sakit.

Selain itu ada juga yang mengalami kecelakaan kerja.

Pihak terkait mengakui banyak TKI yang nekat berangkat kerja ke luar negeri, meskipun ilegal.

Dari 52 TKI ilegal yang meninggal dunia tersebut, terdiri dari 29 laki-laki dan 23 perempuan.

Baca juga: 20 Tahun Berlalu, Pemeran Shan Cai Meteor Garden Barbie Hsu Kejutkan Penggemar dengan Penampilannya

Baca juga: Diparkir di Lahan Kosong, Mobil Toyota Avanza Milik Warga Surabaya ini Raib, Begini Kronologinya

Baca juga: Nasib Pelajar Enggak Bisa Bahasa Inggris yang Viral Jadi Meme di Medsos, Kini Mendapat Beasiswa

Koordinator P4TKI Pamekasan, Hari Sarjana Saputra mengatakan, mayoritas dari puluhan TKI ilegal yang meninggal dunia di tempat kerjanya tersebut karena sakit.

Meliputi, sakit kencing manis, ginjal, jantung dan stroke.

"Tapi, ada lagi beberapa PMI yang meninggal dunia karena kecelakaan kerja," kata Hari Sarjana Saputra kepada TribunMadura.com, Sabtu (23/1/2021).

Pria yang akrab disapa Hari ini juga menjelaskan, puluhan TKI ilegal asal Pamekasan yang meninggal dunia itu tidak mendapat asuransi, karena yang bersangkutan berangkat secara non prosedural (ilegal).

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved