Breaking News:

Arema FC

Arema FC Bersiap Bubarkan Tim Jika Polri Kembali Tak Beri Izin Gelaran Kompetisi Musim ini

Manajemen Arema FC bersiap membubarkan timnya jika Polri tidak memberikan izin untuk bergulirnya kembali sepak bola di Tanah Air.

TRIBUNMADURA.COM/DYA AYU
General Manager Arema FC Ruddy Widodo saat ditemui di Kantor Arema FC, Kamis (28/1/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Manajemen Arema FC akan membubarkan timnya.

Hal itu dilakukan manajemen Arema FC sebagai skenario terburuk jika Polri tidak memberikan izin untuk bergulirnya kembali kompetisi sepak bola di Tanah Air.

Langkah Arema FC ini sama seperti yang dilakukan Madura United, Persipura Jayapura, dan Persebaya Surabaya sebelumnya.

Ketiga klub ini membubarkan tim karena kontrak pemainnya telah habis, sementara tidak ada keputusan kapan kompetisi hingga kini.

Baca juga: Manajemen Arema FC Pastikan Tetap Pakai Jasa Bruno Smith dan Caio Ruan pada Kompetisi Musim 2021

Baca juga: Seluruh Pemain Asing Persebaya Hengkang, Aji Santoso Maklumi Keputusan Aryn William dan Lainnya

General Manager Arema FC, Ruddy Widodo saat memberi arahan pada pemain di Stadion Kanjuruhan.
General Manager Arema FC, Ruddy Widodo saat memberi arahan pada pemain di Stadion Kanjuruhan. (TRIBUNMADURA.COM/DYA AYU)

"Ya mungkin langkah yang diambil Arema FC sama seperti Madura United, Persebaya, serta Persipura (membubarkan tim,red)," kata General Manager Arema FC Ruddy Widodo saat menjawab pertanyaan Surya ( grup TribunMadura.com ), Kamis (28/1/2021).

Saat ini faktanya yang terjadi ialah kontrak mayoritas pemain Arema FC musim lalu akan habis pada Februari mendatang,

Seehingga jika izin dari kepolisian tidak keluar sampai Februari, maka Arema FC dipastikan akan membubarkan tim.

"Arema FC bertahan karena kontrak pemain dan pelatih sampai bulan Februari,"ucap Ruddy Widodo.

"Tidak tahu lagi kalau sampai Februari belum ada kepastian, mungkin bisa jadi Arema mengambil jalan seperti teman-teman yang lain," ungkap dia,

"Teman-teman itu membubarkan tim karena kontrak pemainnya habis, bukan membubarkan klub," lanjut dia.

"Klub mau memperpanjang ya untuk apa? kompetisikan belum jelas kapan diizinkan," jelasnya.

Ia berharap Kapolri yang baru, Listyo Sigit Prabowo dapat membawa angin segar untuk sepak bola Indonesia, dengan mengeluarkan izin kompetisi kembali bergulir.

"Harapan kami pada Kapolri yang baru, nafas baru. Sepak bola ini selain jadi hiburan masyarakat banyak, juga menghidupi orang banyak," kata dia.

"Sekarang mau ngomong soal apapun, tidak mau berandai-andai, karena tidak akan berarti apa-apa kalau tidak dapat izin dari kepolisian. Izin diatas segala-galanya," ujar pria berkaca mata itu.(myu)

Penulis: Dya Ayu Wulansari
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved