Breaking News:

Virus Corona

SWAB ANAL Metode Baru China Deteksi Covid-19, Disebut Lebih Akurat, Akankah Diterapkan di Indonesia?

Ya, swab anal adalah metore baru China untuk mendeteksi infeksi virus Corona atau Covid-19 terhadap warganya.

Freepik
ILUSTRASI Berita terkait swab anal, metode baru China deteksi Covid-19 terhadap warganya. 

Belum tentu metode swab anal akan dilakukan di negara lain, termasuk Indonesia.

Para medis di China yang menangani pasien terjangkit virus corona
Para medis di China yang menangani pasien terjangkit virus corona (AFP)

Wuhan, kota terbesar di Hubei dan kota terpadat di China Tengah, adalah pusat dari virus Corona baru dan pusat transportasi utama yang memungkinkan virus menyebar dengan mudah ke negara lain.

Menurut data New York Times, ada lebih dari 100.227 kasus Covid-19 yang dilaporkan di China Daratan, dengan setidaknya 4.635 orang telah meninggal karena virus tersebut.

Terbaru, Pemerintah Kota Beijing China telah mengumumkan adanya langkah-langkah baru pembatasan bagi siapa pun yang akan masuk ke Ibu Kota China tersebut.

Hal ini ditujukan untuk mengekang penyebaran virus corona selama Tahun Baru Imlek China.

Baca juga: Inilah Golongan Warga Sipil yang Berhak Dapat Vaksin Covid-19 dan Belum Bisa Divaksinasi Corona

Juru Bicara Xu Heijan mengatakan pada Kamis (28/1/2021), hingga 15 Maret 2021 nanti siapa pun yang datang ke Beijing dari daerah berisiko rendah di China harus menunjukkan hasil tes negatif Covid-19 dalam tujuh hari setelah tiba.

Saat kedatangan para pengunjung juga harus menjalani 14 hari pemantuan kesehatan dan menjalani tes pada hari ketujuh dan keempat belas masa tinggal mereka.

"Mereka yang tidak berencana untuk tinggal lebih dari 14 hari di Beijing harus memenuhi persyaratan pemantauan kesehatan dan tes nukleat berdasarkan jumlah hari sebenarnya mereka di Beijing," tambah Xu, dikutip TribunMadura.com dari Kompas.com.

Selama periode pemantauan kesehatan, orang-orang dapat bekerja dan bepergian tetapi tidak dapat berpartisipasi dalam kegiatan atau pertemuan kelompok.

(TribunMadura/Ani Susanti - Kontan/Barratut Taqiyyah Rafie - Kompas.com/Nur Rohmi Aida)

Penulis: Ani Susanti
Editor: Mujib Anwar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved