Breaking News:

Berita Tuban

Tak Terima Didatangi Petugas Operasi Yustisi, Pemilik Warkop Ngamuk hingga Tabrak Mobil Satpol PP

Pemilik warung mengamuk dan tabrak mobil truk petugas gabungan saat melakukan operasi yustisi.

Penulis: Mohammad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Pemilik warung mengamuk saat kedatangan petugas gabungan operasi yustisi di Kabupaten Tuban, Sabtu (30/1/2021), malam 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Petugas gabungan dari Satpol PP, TNI, Polri, dan Dishub Tuban melakukan operasi yustisi, Sabtu (30/1/2021) malam.

Operasi yustisi dilakukan dalam rangka Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) untuk menegakkan protokol kesehatan Covid-19 di Tuban.

Sempat terjadi kegaduhan saat petugas mendekati warung kopi wrong way di Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding.

Baca juga: HOAKS Video Buaya Makan Manusia di Sungai Desa Kramat Bangkalan Madura, Begini Kata Polisi

Baca juga: Pulau Madura Dapat 13.720 Ampul Vaksin Covid-19 dari Dinkes, Sumenep Kebagian Paling Banyak

Pemilik warung, Tatak, yang mengetahui kedatangan petugas, langsung melakukan penghadangan.

Ia mengamuk, bahkan tiba-tiba menyalakan mobil pikap miliknya nopol S 8646 HJ.

Ia lalu menabrakkan mobil pikap itu ke arah mobil truk petugas hingga terjadi kerusakan ringan.

"Saya tidak terima, aku cari petugas dishub yang memukul perutku," kata Tatak.

Selain mengamuk dan melawan petugas, pemilik warung berambut pirang itu juga meneriakkan kata-kata bernada mengancam petugas.

Bahkan ia juga melajukan mobilnya ke arah truk petugas lain yang masih berada di halaman depan warkop miliknya, dan hampir mengenai beberapa petugas.

Hal tersebut memicu terjadi adu mulut dan saling dorong antara pemilik warkop dengan petugas di lapangan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved