Breaking News:

9 Dampak Buruk Bagi Tubuh Bila Sering Kurang Tidur, Fungsi Otak Menurun hingga Mudah Sakit

Ada sejumlah dampak negatif yang mungkin terjadi pada tubuh ketika seseorang sering kurang tidur.

Shutterstock
Ada sejumlah dampak negatif yang mungkin terjadi pada tubuh ketika seseorang sering kurang tidur. 

Para peserta penelitian yang tidur kurang dari 5 jam setiap malam selama studi tiga tahun lebih cenderung bertambah berat badannya dan akhirnya menjadi obesitas.

Sementara peserta yang tidur antara 7 hingga 8 jam tidak mengalaminya.

7. Meningkatkan risiko diabetes

Orang yang tidak cukup tidur atau terlalu banyak tidur memiliki risiko terkena diabetes lebih besar ketika dewasa.

Para peneliti memeriksa 10 studi terpisah yang berfokus pada tidur dan diabetes.

Temuan mereka mengungkap bahwa waktu tidur 7 hingga 8 jam dianggap sebagai rentang optimal untuk menghindari masalah insulin yang dapat menyebabkan diabetes.

8. Rentan kecelakaan saat berkendara

Menurut National Sleep Foundation, kurang tidur bisa membuat seseorang tiga kali lebih mungkin mengalami kecelakaan ketika berkendara.

Kurang tidur yang dimaksud di sini adalah kurang dari enam jam setiap malamnya.

Orang-orang yang paling rentan adalah pekerja yang bekerja dengan shift, sopir dan siapapun yang bekerja dalam jam kerja yang panjang dan di waktu-waktu yang tidak biasa.

Jadi, jika kamu kurang tidur, lebih baik hindari berkendara.

9. Kulit bermasalah

Penampilan juga bakal terganggu jika kamu kurang tidur.

Dalam sebuah penelitian, sekelompok orang berusia 30 hingga 50 tahun dievaluasi berdasarkan kebiasaan tidur dan kondisi kulit mereka.

Hasilnya, orang yang tidur lebih sedikit cenderung menunjukkan garis-garis halus, kerutan, warna kulit yang tidak rata, dan kulit yang kendur.

Orang-orang yang kurang tidur juga lebih tidak puas dengan penampilan mereka daripada yang memiliki cukup tidur. 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "9 Hal Mengerikan yang Terjadi pada Tubuh jika Sering Kurang Tidur"

Editor: Pipin Tri Anjani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved