Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

'Bagian Tubuh Bisa Bicara', Kesaksian Dokter Forensik Kuak Beda Korban SJ 182 & Pesawat Lain: 4 Fase

"Death body can talk (bagian tubuh pun bisa 'berbicara'), kalau dia memang karena crash air laut," jelas dr Hastry.

KOMPAS.com/MUHAMMAD NAUFAL/GARRY LOTULUNG
Beberapa objek temuan dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak. 

dr Hastry menegaskan, tim tak menemukan luka bakar di body parts korban Sriwijaya Air SJ-182. 

"Death body can talk (bagian tubuh pun bisa 'berbicara'), kalau dia memang karena crash air laut," jelas dr Hastry.

Tak hanya itu, ia bahkan mengidentifikasi tulang berdasarkan usia manusia, apakah balita atau dewasa.

"Kita cari ciri khasnya masing-masing. Dari situ kita identifikasi," lanjut dia.

Baca juga: Pilot SJ 182 Telah Pulang, 1 Barang Terjawab Pemiliknya, Kenangan Terakhir Capt Afwan: Salat Jumat

Dikatakan dr Hastry, semua body parts yang ditemukan itu lalu diambil DNA untuk memastikan memang korban Sriwijaya Air SJ-182.

Makanya, menurut dia, tim harus mengenali celana yang dipakai, jam tangan dan sebagainya.

"Teman-teman antemortem harus cerita ke kita tentang detail barang yang dipakai (korban, red)," beber dr Hastry.

Denny Darko Nyaris Pingsan Masuk Kamar Jenazah

Di video yang sama, Denny Darko juga terlihat nyaris pingsan saat melihat langsung kondisi jenazah korban Sriwijaya Air SJ 182 di ruang forensik RS Polri Kramat Jati.

dr Hastry Purwanti mengajak Denny Darko menuju ruangan identifikasi korban Sriwijaya Air yang berada di lantai bawah.

Halaman
1234
Penulis: Ani Susanti
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved