Breaking News:

Virus Corona di Malang

Pemerintah Kota Malang Tambah 4 RS Rujukan Covid-19, Total Jadi 11 Rumah Sakit

Pemerintah Kota Malang menambah empat rumah sakit rujukan Covid-19 dan meningkatkan ketersediaan bed bagi pasien Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR
Bed bagi pasien positif Covid-19 yang berada di RS Lapangan Ijen Boulevard Kota Malang, Kamis (4/2/2021). 

Reporter: Rifky Edgar l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, MALANG -Pemerintah Kota (Pemkot) Malang menambah empat rumah sakit rujukan untuk penanganan Covid-19, yakni RSUD Kota Malang, RS Lapangan Ijen Boulevard, Persada Hospital dan RS Panti Nirmala.

Sehingga, saat ini, jumlahnya ada 11 rumah sakit rujukan Covid-19.

Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, bahwa dengan penambahan jumlah rumah sakit rujukan Covid-19 itu akan menambah tingkat ketersediaan bed bagi pasien Covid-19.

Ramalan Shio Besok Jumat 5 Februari 2021, Shio Macan Hati-hati Pengeluaran, Shio Kambing Dramatis

Lantang Kritik Kebijakan Jam Malam PPKM, dr.Tirta: Corona Nggak Keluar Malam Doang, Tapi 24 jam

30 Ucapan Selamat Tahun Baru Imlek 2021, Cocok Dibagikan di WhatsApp, Facebook hingga Instagram

Sebut Wirda Mansur Wanita Baik dan Berpendidikan, Hasan Ali Jaber Setuju Dijodohkan: Ga Terburu-buru

"Untuk ketersediaan bed saat ini masih tercukupi. Setelah empat rumah sakit rujukan Covid-19 kita di acc. Dan Bed Occupancy Red (BOR) kita saat ini masih sekitar 65,4 persen," ucapnya.

Sutiaji mengatakan untuk di RSUD Kota Malang, ada 43 bed yang masih tersedia. Sedangkan untuk di RSSA Malang ada 45 bed.

"Jadi total ketersediaan bed di Kota Malang saat imi sekitar 265 bed," jelasnya.

Sementara itu, Kepala rumah sakit (RS) Lapangan Ijen Boulevard, dr Heri Sutanto membenarkan bahwa kini RS Lapangan telah menjadi RS rujukan Covid-19.

Pihaknya juga telah memaksimalkan jumlah kapasitas bed di RS Lapangan menjadi 306 bed setelah sebelumnya hanya dibatasi sekitar 50 persen.

"Saat ini bednya sudah kami maksimalkan 306 bed. 307 bisa masuk. Dan ini sudah terisi 150 pasien. Pemaksimalan bed ini juga untuk mengantisipasi kenaikan jumlah pasien. Setelah pada minggu lalu, BOR kita mencapai 80-90 persen," terangnya.

Pihaknya juga akan memaksimalkan kinerja dari High Care Unit yang diperuntukkan bagi pasien yang memiliki gejala dengan perawatan tertentu.

RS Lapangan memiliki 18 bed HCU dan 12 bed di antaranya sudah terisi oleh pasien Covid-19.

"HCU ini adalah untuk perawatan tertentu. Kita observasi pasien di sana bagi pasien yang belum bisa merujuk ke rumah sakit rujukan," tandasnya.

Ponorogo Masuk Zona Oranye Covid-19, Bupati Ipong: Kesadaran Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

E484K, Mutasi dari Varian Baru Covid-19, Ahli Kuak Kekebalan Terhadap Vaksin: Mungkin Infeksi Ulang

Rumah Warga Sumenep Jadi Lokasi Pesta Sabu Dua Pria dan Satu Wanita, Pemiliknya Jadi Incaran Polisi

FAKTA Sariawan Jadi Gejala Covid-19, Ahli Ungkap Faktor Pemicunya, Simak Cara Atasi Tanpa ke Dokter

Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved