Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Ponorogo Masuk Zona Oranye Covid-19, Bupati Ipong: Kesadaran Masyarakat Patuhi Protokol Kesehatan

Setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pekan ini Kabupaten Ponorogo kembali masuk ke zona oranye.

Shutterstock
Ilustrasi virus corona 

Reporter: Sofyan Arif Candra | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), pekan ini Kabupaten Ponorogo kembali masuk ke zona oranye.

Dengan kata lain, tingkat risiko kenaikan kasus di Ponorogo turun dari risiko tinggi ke risiko sedang.

Berubahnya zona dari merah ke oranye ini menurut Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni bukan hanya efek dari Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) semata.

Ramalan Zodiak Terlengkap Jumat 5 Februari 2021, Ambisi Scorpio Tak Berujung, Sagitarius Merasa Puas

Download Lagu MP3 Cidro Didi Kempot versi DJ Remix, Viral di TikTok, Lengkap Lirik dan Terjemahan

Lantang Kritik Kebijakan Jam Malam PPKM, dr.Tirta: Corona Nggak Keluar Malam Doang, Tapi 24 jam

Download Lagu MP3 Sayang Tolong Jangan Marah-Marah R Angkotasan, Populer TikTok, Dilengkapi Lirik

Namun juga tak lepas dari tingkat kesadaran masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan yang semakin tinggi.

"Sebab (penurunan zona) adalah pengetatan dan kesadaran masyarakat. Ketika dua faktor itu berjalan baik maka penekanan penularan Covid-19 akan lebih efektif," ucap Ipong, Kamis (4/2/2021).

Pengetatan di Ponorogo, lanjut Ipong, tetap akan dilakukan, meskipun sudah masuk zona oranye.

"Tapi pengetatannya ini lebih kepada sosialisasi menyadarkan masyarakat agar mereka disiplin terhadap protokol kesehatan," ucap Ipong.

Lanjutnya, "Karena sehebat apapun PPKM itu tidak akan bisa efektif jika kesadaran masyarakat kurang."

Satgas Penanganan Covid-19 Ponorogo sendiri segera melakukan evaluasi PPKM yang hari ini sudah berjalan dua pekan.

Dalam rapat tersebut akan dibahas intruksi Pemprov Jatim terkait perpanjangan PPKM hingga 8 Februari dan wacana pemerintah pusat untuk melakukan karantina wilayah.

"Karantina wilayah ini lebih ketat lagi kira-kira satu tingkat di bawah lockdown," ucap Ipong.

Jika memang karantina wilayah diterapkan, maka akan ada pembatasan skala kecil mulai dari desa hingga kabupaten.

"Desa-desa kita portal, kita hidupkan lagi satgas-satgas di desa untuk menjaganya," pungkasnya.

Bocoran Ikatan Cinta 4 Februari 2021: Al Percaya Takdir, Kesedihan Andin Berubah Jadi Senyum Bahagia

Hati-Hati! Shio Kerbau, Shio Tikus, Shio Ular Diramal Kurang Beruntung Besok Jumat 5 Februari 2021

Cek Penerima di e-From BRI untuk Pencairan BLT UMKM Rp2,4 Juta, Diperpanjang Sampai 18 Februari 2021

Akhirnya Rizky Billar Bongkar Isi Hati, Soal Perasaan pada Lesty Kejora, Si Pedangdut Salah Tingkah

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved