Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

TERKUAK Kejadian Sebenarnya Sebelum Sriwijaya Air Jatuh, Ada 11 Kali Panggilan & Garuda Sempat Bantu

terkuak sudah kejadian sebenarnya sebelum Sriwijaya Air jatuh. Ternyata ada sebanyak 11 kali panggilan dan Garuda Indonesia sempat memberi bantuan.

Editor: Mujib Anwar
Grafis Tribun Network
Infografis - Pesawat Sriwijaya Air SJ182 rute Jakarta-Pontianak yang jatuh di Kepulauan Seribu tak lama setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Akhirnya terkuak kejadian sebenarnya sebelum Sriwijaya Air jatuh. Ternyata ada sebanyak 11 kali panggilan dan Pesawat Garuda Indonesia juga sempat membantu. 

TRIBUNMADURA.COM - Akhirnya terkuak kejadian sebenarnya sebelum Sriwijaya Air jatuh.

Ternyata ada sebanyak 11 kali panggilan dan pesawat Garuda Indonesia juga sempat membantu. 

Tapi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 yang dipiloti Captain Afwan tersebut malah belok dan menukik tajam.

Hal ini setelah muncul fakta baru terkait insiden jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Tanjung Pasir, Pulau Lancang, Kepulauan Seribu, pada Sabtu (9/1/2020).

Kejadian sebenarnya yang terjadi sebelum Sriwijaya Air mengalami kecelakaan dan jatuh di laut terungkap.

Rupanya pesawat Sriwijaya Air SJ182 tak meledak di udara.

Malah ada pesawat AirAsia menuju rute yang sama.

Hal ini terungkap pada rapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta.

Senyum Tersirat Korban Sriwijaya Air SJ 182 di Mimpi Istrinya, Kini Sang Suami Telah Pulang: Rumah

Terjawab Sudah Penyebab Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh Bukan karena Meledak, KNKT: Utuh saat Tabrak Air

Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta mengungkapkan fakta baru kecelakaan Sriwijaya Air SJ 182.

Dikutip TribunJatim.com dari Antara, hal ini diungkap Direktur Utama Perum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau Airnav Indonesia, M Pramintohadi Sukarno.

Ia menyatakan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 sempat berbelok ke kiri sejauh 075 derajat untuk menghindari cuaca.

"Pada 14.38, SJ 182 meminta arah 075 derajat kepada ATC (Air Traffic Controller) dengan alasan cuaca."

"Dan diizinkan untuk diinstruksikan naik ke ketinggian ke 11.000 kaki," kata Pramintohadi Sukarno dalam Rapat Kerja dan Rapat Dengar Pendapat dengan Komisi V DPR RI di Jakarta, Rabu (4/2/2021).

Pergoki Suami dan Anak Berzina di Hadapannya, Istri Rela 5 Tahun Bungkam Aib, Lalu Semuanya Meledak

Akhirnya Rizky Billar Bongkar Isi Hati, Soal Perasaan pada Lesty Kejora, Si Pedangdut Salah Tingkah

HALAMAN  2  >>>>>>>

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved