Breaking News:

Berita Tuban

Petani Tuban Dinyatakan Hilang 2 Hari, Tertimbun Material Longsor Sebelum Hanyut di Bengawan Solo

Petani tersebut hilang di perairan Sungai Bengawan Solo Kabupaten Tuban sejak Rabu (3/2/2021), sore.

TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Proses pencarian petani Munasir (53) di perairan Sungai Bengawan Solo Kabupaten Tuban, Kamis (4/2/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Seorang petani di Desa Kedungharjo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Munasir (53) dinyatakan hilang.

Petani tersebut hilang di perairan Sungai Bengawan Solo Kabupaten Tuban sejak Rabu (3/2/2021), sore.

Kejadian hilangnya petani Kabupaten Tuban berawal saat korban seorang diri memperbaiki tanggul saluran irigasi.

Tanah tempat pijakan kaki korban tiba-tiba tergerus air dan terjadi longsor.

Keluarga Panik Munasir Tak Kunjung Pulang, Celana dan Linggis Jadi Saksi, Bengawan Solo Disusuri

Gaji Guru Honorer dan PTT di Lumajang Telat Cair, Sepekan Tak Kunjung Dibayar, Ini Kata Disdik

BERITA MADURA TERPOPULER: Nazar Wakil Bupati Sumenep Terpilih hingga Kapolsek Tanjung Bumi Wafat

Pencarian orang hilang di Sungai Bengawan Solo Desa Kedungharjo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Rabu (3/2/2021)
Pencarian orang hilang di Sungai Bengawan Solo Desa Kedungharjo, Kecamatan Widang, Kabupaten Tuban, Rabu (3/2/2021) (TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO)

Diperkirakan, Munasir terlebih dahulu tertimbun material longsoran, sebelum hanyut terbawa derasnya arus sungai.

"Pencarian hari kedua melibatkan tim SAR belum membuahkan hasil, korban belum ditemukan," kata Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Tuban, Yudi Irwanto, Kamis (4/2/2021).

Dia menjelaskan, hari pertama pencarian melibatkan para warga dengan menyisir di sekitar lokasi korban jatuh, termasuk menggunakan perahu karet.

Pada hari kedua, dilakukan upaya pencarian mulai penyisiran titik lokasi jatuh sampai dengan Bendung Gerak Babat dan memutar kembali, berjarak sekitar 7 kilometer.

Namun demikian, upaya masih belum membuahkan hasil hingga pencarian dihentikan.

Inilah Daftar Sungai Paling Rawan Diterjang Bencana Alam saat Musim Penghujan di Kabupaten Malang

Tim rencananya akan melanjutkan pencarian pada keesokan harinya.

"Belum ketemu, besok pencarian dilanjutkan. Untuk kendala debit air naik serta arus yang sangat deras," pungkasnya.(nok)

Penulis: Mohammad Sudarsono
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved