Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

'Tak Ada Rasa', Kesaksian Dokter Forensik Lihat Kondisi Tubuh Korban SJ 182, Bahas Kecepatan: Hantam

Dokter forensik juga menyinggung soal kecepatan saat pesawat SJ 182 jatuh hingga tubuh penumpang dan badan pesawat hancur.

KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG
Anggota kepolisian mengangkat kantong jenazah berisi objek temuan dari lokasi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 rute Jakarta-Pontianak pada hari ketujuh Operasi SAR pesawat tersebut di Dermaga JICT 2, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (15/1/2021). 

"Masih (proses identifikasi) dan belum selesai," ujar Komandam Tim DVI Rumah Sakit Polri, Kombes Hery Wijatmoko saat dihubungi, Kamis (4/2/2021).

Kesaksian Dirut Sriwijaya Air soal Capt Afwan, Jenazah Si Pilot Disambut Tangis, Alam Ikut Berduka

Hery menjelaskan, empat jenazah yang belum teridentifikasi di antaranya dua orang anak dan dua wanita dewasa.

Namun, Hery tak mengetahui identitas empat jenazah tersebut.

"Dua anak dan dua wanita dewasa. Nama tidak bawa data saya," ucapnya.

Hery menjelaskan, proses identifikasi terhadap empat jenazah lebih membutuhkan waktu karena banyak bagian tubuh yang masih diperiksa.

"Jumlah bodypart tidak mencerminkan penumpang onboard di pesawat. Mohon sabar dan doanya. Banyak bodypart yang harus diperiksa. Tim kami masih kerja di lab DNA," katanya.

Hingg kini, 58 jenazah yang telah teridentifikasi terdiri di antaranya 30 laki-laki dan 28 perempuan.

Terakhir, tim DVI mengidentifikasi tiga korban, satu di antaranya Kapten Afwan yang merupakan pilot pesawat Sriwijaya Air SJ 182.

(TribunMadura.com/Ani Susanti - TribunMataram/Salma Fenty - TribunBogor/Damanhuri - Kompas.com/Muhammad Isa Bustomi)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved