Breaking News:

TIPS Memilih Oli yang Benar, Ketahui Penyebab Oli Motor Bisa Boros

Berikut tips memilih oli yang benar hingga penyebab kenapa oli motor bisa boros.

Editor: Pipin Tri Anjani
Tribunnews.com/Dok. Shell
Ilustrasi oli mesin motor 

"Meski begitu ada pengecualian untuk mesin di atas 5 tahun atau jarak tempuh lebih dari 100.000 km, yang biasanya celah sudah lebih longgar sehingga membutuhkan oli lebih kental,"saran Mardiani Indriastuti, Product Manager Federal Oil.

2. API atau kode mutu sebaiknya juga mengikuti standarnya atau pilih yang lebih tinggi.

"Ini berhubungan dengan aditif yang dipakai, mengacu ke kebijakan teknologi mesin yang dipakai," lanjut Totok.

Jadi misal aslinya pakai SJ, boleh saja naik ke SL tapi jangan sebaliknya.

3. JASO yang menunjukkan standar kopling yang dipakai juga wajib dipatuhi, yaitu JASO MA atau MB.

MA untuk kopling basah yaitu mayoritas motor bebek dan sport, sedang MB untuk kopling kering seperti di skutik.

Oli berspesifikasi JASO MA bisa dipakai di skutik, tapi sebaliknya yang JASO MB tidak boleh dipakai di bebek dan sport.

Lalu oli apa saja yang menurut punya value for money tinggi?

Berikut beberapa di antaranya, yang tentu saja karena punya harga yang terjangkau namun berkualitas tinggi.

Cara Membaca Kode dan Multi-grade di Oli Mesin

Nilai kekentalan oli, selalu dimulai dengan SAE yang merupakan singkatan dari Society of Automotive Engineers. Contohnya SAE 90 di oli single-grade dan SAE 10W-30 di oli multi-grade.

Sekarang bagaimana cara mengetahui arti dari kode kekentalan oli? Untuk oli single-grade, sebenarnya sangat mudah. Contohnya di SAE 90.

Oli itu berarti punya nilai kekentalan 90 di semua tingkatan suhu oli. Sedangkan oli SAE 10W-30, punya nilai kekentalan 10 di suhu oli rendah dan nilai kekentalan 30 di suhu oli tinggi.

Intinya, untuk mengetahui nilai kekentalan di oli multi-grade di suhu oli dingin, Anda harus berpatokan pada huruf.

W adalah inisial dari Winter yang dalam terminologi oli, diartikan pada kondisi suhu oli dingin.

Angka sebelum W adalah nilai kekentalannya saat suhu oli dingin.

Mengapa oli mesin harus punya nilai kekentalan yang berbeda berdasarkan suhu oli?

Alasannya adalah untuk kemudahan proses menghidupkan mesin (khususnya di daerah bersuhu rendah yang ekstrem) dan untuk memberikan proteksi maksimum saat mesin sudah mencapai suhu kerja.

Oli encer punya sifat mudah mengalir.

Di daerah bersuhu dingin ekstrem, oli bisa sangat kental dan bahkan mendekati bentuk padat.

Hal ini tentu akan menyulitkan proses menghidupkan mesin, karena oli yang berada di area crankshaft akan menghambatnya untuk mulai bergerak.

Untuk itu, perlu oli yang encer.

Sedangkan saat suhu mesin mulai meningkat, oli encer jadi tidak maksimal lagi dalam menahan beban yang diberikan para komponen bergerak.

Oli multi-grade pun akan berubah jadi lebih kental di saat suhu kerja, untuk memberikan proteksi maksimal pada mesin.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ini Penyebab Oli Motor Bisa Boros hingga Tips Memilih Oli

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved