Breaking News:

Berita Surabaya

Erupsi Gunung Raung, Jadwal Penerbangan Pesawat Lion Air Group di Bandara Banyuwangi Dibatalkan

Maskapai Batik Air, Lion Air, hingga Wings Air membatalkan jadwal penerbangan keberangkatan maupun kedatangan di Bandara Banyuwangi.

TRIBUNMADURA.COM/ACHMAD ZAIMUL HAQ
Penerbangan maskapai Lion Air 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Maskapai Batik Air, Lion Air, hingga Wings Air membatalkan jadwal penerbangan keberangkatan maupun kedatangan di Bandara Banyuwangi, Selasa (9/2/2021).

Pembatalan penerbangan pesawat Batik Air, Lion Air, hingga Wings Air baik keberangkatan maupun kedatangan di Bandara Banyuwangi dilakukan mengingat erupsi Gunung Raung.

Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, keputusan pembatalan terbang yang dilakukan terhadap 6 penerbangan di Bandara Banyuwangi bersifat wajib.

Aturan Penerapan PPKM Mikro di Kota Malang, Ada Tugas Khusus Seluruh Lurah Camat sampai RT RW

Sutiaji Ingin PPKM Mikro di Kota Malang Tak Berakhir hingga 22 Februari 2021: Sampai Pandemi Selesai

Jaka Jatim Ancam Kembali Geruduk Kejari Jika Belum Ada Nama Tersangka Dugaan Korupsi Mobil Sigap

"Melihat bahaya dari erupsi Gunung Raung dapat membahayakan penerbangan sekaligus keselamatan penumpang, maka pembatalan yang dilakukan kami sifatnya adalah wajib," kata Danang saat dikonfirmasi TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Selasa (9/2/21).

Danang menjelaskan, kondisi erupsi Gunung Raung sangat membahayakan bagi penerbangan.

Material abu vulkanik (volcanic ash) dapat merusak struktur/ komponen pesawat udara.

Kendati demikian, kondisi terganggunya operasional yang diakibatkan dari letusan gunung sendiri termasuk kategori "Force Majeure".

Kata Danang, Force Majeure adalah keadaan yang terjadi di luar kendali atau kemampuan sumber daya manusia dan perusahaan.

Berkaca dari hal tersebut pula, lanjutnya, bagi penumpang Lion Air Group yang hari ini terkena dampak akibat erupsi Gunung Raung diharapkan memaklumi.

Aturan Penerapan PPKM Mikro di Kabupaten Trenggalek, Jam Malam Tingkat RT hingga Karantina Wilayah

Siap Panen, Puluhan Ton Ikan Nila di Telaga Ngebel Ponorogo Malah Mati Mendadak, Peternak Merugi

Halaman
12
Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved