Breaking News:

Berita Malang

Terlilit Utang Arisan, ART asal Malang Curi Perhiasan Milik Majikan, Korban Merugi hingga Rp 30 juta

Asisten Rumah Tangga (ART) di Malang nekat mencuri barang berharga milik majikannya karena utang arisan online.

TRIBUNMADURA.COM/KUKUH KURNIAWAN
Tersangka Ana Fitri (36) ART mencuri di rumah majikan saat dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota, Selasa (9/2/2021). 

Reporter : Kukuh Kurniawan | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Seorang Asisten Rumah Tangga ( ART) nekat mencuri barang berharga milik majikannya.

ART bernama Ana Fitri (36), warga Kecamatan Pujon, Kabupaten Malang, itu mencuri di rumah majikannya berinisial HA (40), warga Perumahan Bukit Cemara Tidar, Kota Malang.

"Jadi peristiwa ini terungkap saat tersangka usai berpamitan keluar dari tempat kerjanya itu," kata Wakasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Hendro Triwahyono kepada TribunJatim.com ( grup TribunMadura.com ), Selasa (9/2/2021).

Perubahan Jam Malam di Tulungagung, Kini Mundur 1 Jam, Bupati Maryoto Birowo Berlakukan PPKM Mikro

Dalih Warga Sumenep Curi Motor dan Sembunyikan Bukti di Parkiran RS: Beban Utang Pengobatan Istri

Dua Pria Merintih Dihajar Massa di Surabaya, Diikat dan Ditendang Ramai-Ramai setelah Tertangkap

"Lalu majikannya curiga, karena beberapa barang berharganya ada yang hilang," ujarnya 

Menyadari ada beberapa barang berharganya yang hilang, korban segera bertanya secara langsung kepada tersangka.

"Ketika ditanya, tersangka mengaku bahwa ia mencuri barang berharga milik majikannya. Akhirnya, korban melapor kepada kami," tambahnya.

Dari laporan korban itu, polisi kemudian melakukan penyelidikan dan menangkap tersangka di rumahnya pada Selasa (9/2/2021).

"Diketahui tersangka telah mencuri 2 cincin emas, satu anting emas, satu gelang emas, dan satu buah HP," ungkap dia.

"Bila ditotal, perhiasan emas yang dicuri tersangka itu seberat 10 gram. Dan akibat kejadian itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp 30 juta," jelasnya.

RT Zona Merah di Jawa Timur Terbanyak Ada di Kota Madiun dan Surabaya, Simak Aturan PPKM Mikronya

Bus Mira Tabrak Truk Muatan Ayam Potong di Madiun, 1 Orang Meninggal Dunia, Lainnya Luka Berat

Dari pengakuan tersangka, diketahui bahwa perhiasan emas milik korban telah dijual seharga Rp 4,8 juta.

Sedangkan untuk HP korban masih dipakai oleh tersangka.

Hendro menjelaskan, motif tersangka melakukan pencurian tersebut lantaran terimpit utang arisan online.

"Tersangka tidak bisa membayar. Akhirnya, melakukan pencurian selama bekerja delapan bulan di rumah korban," ungkapnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka dikenakan pasal 362 KUHP. Dengan ancaman hukuman penjara maksimal 5 tahun.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved