Breaking News:

Berita Surabaya

Waspada Fenomena Pasien Covid-19 Isolasi Mandiri di Hotel dan Apartemen, Pelaku Dapat Dikenai Denda

Fenomena pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri diam-diam di hotel atau apartemen di Surabaya.

TRIBUNMADURA.COM/AMINATUS SOFYA
ilustrasi - kamar hotel 

Reporter : Yusron Naufal Putra | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Pemkot Surabaya terus memberikan perhatian lebih pada fenomena pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri diam-diam di hotel atau apartemen.

Saat ini, Pemkot Surabaya tengah memikirkan terkait teknis pengawasan hingga rencana sanksi denda pada pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri diam-diam di hotel atau apartemen.

Tak main-main, 2 OPD Pemkot Surabaya melakukan pembahasan, yaitu Satpol PP untuk apartemen dan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan untuk hotel.

Vaksinasi Covid-19 Tahap 2 di Pamekasan Sukses Digelar, Diharap Tingkatkan Kepercayaan soal Vaksin

Forkopimcam Omben Bagikan Masker Gratis dan Imbauan Disiplin Prokes di Pasar Polowijo Sampang

Lulusan SD Disetubuhi Pria Beristri Berkali-Kali, Dijual ke Pelanggan hingga Hamil di Luar Nikah

"Kita rapatkan bagaimana proses pengawasannya," kata Kepala Satpol PP Surabaya, Eddy Christijanto saat dikonfirmasi, Rabu (10/2/2021).

Eddy Christijanto menuturkan, pihaknya tengah membahas mekanisme denda pasien Covid-19 yang melakukan isolasi mandiri diam-diam di hotel atau apartemen.

Pemkot Surabaya, kata dia, tak ingin ada pasien yang secara sembunyi-sembunyi menjalankan isolasi mandiri di hotel maupun apartemen tanpa memberi tahu terlebih dahulu.

Untuk apartemen, Eddy menyebut, pihaknya sejauh ini sudah mendapatkan poin dari hasil rapat.

Secara garis besar, pasien Covid-19 yang ingin melakukan isolasi mandiri di apartemen harus melapor terlebih dahulu pada pengelola sebelum masuk.

Kemudian, pengelola melapor pada Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya.

ASN di Kota Malang Dilarang Pergi ke Luar Kota saat Libur Imlek, Kepala OPD Diminta Awasi Pegawai

Bupati Pamekasan Divaksin Covid-19 Tahap Kedua, Harap Berita Hoaks soal Sinovac Tak Beredar Lagi

Halaman
1234
Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved