Breaking News:

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

KNKT Rilis Laporan Awal Penyebab Sriwjaya Air SJ 182 Jatuh, Pengamat: Tunggu Cockpit Voice Recorder

Sebulan sesudah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Perairan Kepulauan Seribu, KNKT menyampaikan laporan awal terkait kecelakaan tersebut.

Editor: Elma Gloria Stevani
SHUTTERSTOCK/CORVIN Y.O
ILUSTRASI Kronologi jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Kepulauan Seribu. 

Maka pesawat ini pun diminta untuk mempertahankan ketinggian di 11.000 kaki.

"Pada ketinggian 10.900 kaki, menurut data FDR sistem autopilot tidak aktif dan tuas Throttle sebelah kiri kembali turun dan tenaga semakin berkurang sedangkan tuas Throttle sebelah kanan tidak bergerak," lanjutnya.

Kemudian pada ketinggian tersebut, pesawat kemudian mulai turun dan sistem autopilot tidak aktif atau disengage.

Sikap pesawat pun menurut data FDR pada posisi naik atau pitch up, dan pesawat miring ke kiri.

Kemudian tuas mesin Throttle sebelah kiri kembali berkurang.

Melihat anomali tersebut, ATC pun meminta pesawat SJ 182 untuk menaikkan ketinggian ke 13 ribu kaki dan dijawab oleh pilot.

"Ini komunikasi terakhir ATC dengan pesawat SJ 182, dan FDR sudah tidak merekam data penerbangan selama 20 detik," jelas Nur Cahyo.

(Tribunnews.com/Nuryanti/Hari Darmawan)

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul KNKT Rilis Laporan Awal Penyebab Jatuhnya Sriwijaya Air SJ 182, Pengamat: Masih Tunggu CVR

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved