Breaking News:

Berita Bondowoso

Ibu Meninggal Akibat Covid-19, Anak Tak Terima Pemakaman Protokol Corona, Todong Pedang ke Petugas

Warga Desa Kajar Kabupaten Bondowoso dibuat geger dengan aksi tak terduga yang dilakukan S (20).

ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Pemakaman jenazah M (41) warga Desa Kajar, Tenggarang, Bondowoso, secara protokol Covid-19, Rabu (10/2)  

Reporter: Danendra Kusuma | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, BONDOWOSO - Warga Desa Kajar, Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, dibuat geger dengan aksi tak terduga yang dilakukan S (20), Rabu (10/2) sekitar pukul 21.30 WIB.

Pemuda itu marah sembari mengancam masyarakat dan aparat dengan senjata tajam.

Kemarahan S berlangsung saat ibunya akan dimakamkan.

Fatal, Pengemudi Mobil Hiraukan Sirine Peringatan, Satu Keluarga Ditabrak Kereta Api, 1 Orang Tewas

Pulang Beli Ayam Aduan, Erfan Kaget Diberhentikan Polisi, 1 Kesalahan Penting Berbuah Sanksi Sosial

Pelajar SMA Bahagiakan Pacar dari Uang Haram, Uang Jualan Narkoba Dihabiskan Kencan Bareng Kekasih

S tak terima jika ibunya dimakamkan secara protokol Covid-19.

Padahal, berdasar hasil tes swab, ibu S dinyatakan positif Covid-19.

"Sejak di RSUD dr Koesnadi, pemuda itu sudah berteriak-teriak menolak ibunya dimakamkan sesuai protokol Covid-19," kata Kasatreskrim Polres Bondowoso, AKP Agung Ari Bowo kepada Surya ( grup TribunMadura.com ) melalui sambungan telepon, Kamis (11/2/2021).

"Petugas rumah sakit sudah berupaya meredamnya," sambung dia.

Namun, sesampainya di rumah, ternyata S masih kekeh menolak.

Amarahnya juga justru makin membuncah.

Halaman
12
Penulis: Danendra Kusuma
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved