Breaking News:

Virus Corona di Ponorogo

Update Covid-19 Ponorogo, Tambahan Pasien Sembuh Lebih Banyak Dua Kali Lipat Dibandingkan Kasus Baru

Update Covid-19 Ponorogo: Per Kamis (11/2/2021), terdapat 27 kasus konfirmasi baru dengan riwayat yang berbeda-beda.

Freepik
ILUSTRASI Berita tentang asal-usul wabah Covid-19 atau virus Corona. 
Reporter: Sofyan Arif Candra l Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Bupati Ponorogo, Ipong Muchlissoni kembali menyampaikan adanya tambahan kasus Covid-19 di Bumi Reog.
Per Kamis (11/2/2021), terdapat 27 kasus konfirmasi baru dengan riwayat yang berbeda-beda.
Dari jumlah tersebut 12 orang di antaranya merupakan kasus kontak erat dan setelah dilakukan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif.
Sedangkan 1 kasus sisanya merupakan pasien dengan pemeriksaan rapid test antigen positif dan rapid test antibody reaktif.
"Setelah ditindaklanjuti dengan pemeriksaan PCR didapatkan hasil positif," lanjutnya.
Dari 27 kasus baru tersebut, tambahan paling banyak berada di Kecamatan Ponorogo dengan jumlah 8 kasus, lalu Kecamatan Babadan 6 kasus.
Ipong Muchlissoni juga menyampaikan adanya tambahan 3 pasien meninggal dunia.
Ketiganya merupakan warga Kecamatan Ponorogo, Kecamatan Pulung, dan Kecamatan Babadan. 
Kabar baiknya, dalam kesempatan itu, Ipong menyampaikan adanya 54 pasien yang telah dinyatakan sembuh dan menyelesaikan masa isolasi.
"Alhamdulillah yang sembuh dua kali lipat dibandingkan tambahan kasus baru," jelas Ipong Muchlissoni.
Dengan tambahan data di atas, total kumulatif Covid-19 di Kabupaten Ponorogo berjumlah 2.370 kasus.
Lalu 1.948 pasien diantaranya dinyatakan sembuh, 130 pasien meninggal dunia, dan 292 pasien masih menjalani isolasi atau perawatan.
"Mari bersama kita bantu menekan penularan dengan cara tetap di rumah saja, tidak bepergian jika tidak mendesak," kata Ipong Muchlissoni.
Ia juga mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan 3M yaitu memakai masker dengan benar, menjaga jarak dan hindari kerumunan serta mencuci tangan menggunakan sabun secara rutin.
"Saat ini 3M merupakan cara paling efektif untuk mencegah penularan," pungkasnya.
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved