Breaking News:

Virus Corona di Malang

Posko Penanganan Covid-19 Tiap RT di Malang Dipasangi Bendera Sesuai Warna Kategori Penyebaran Virus

Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Malang telah memerintahkan kepada setiap RT dan RW sampai Kelurahan membentuk posko penanganan Covid-19.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD RIFKY EDGAR
Wali Kota Malang, Sutiaji saat ditemui wartawan TribunMadura.com, Jumat (13/2/2021). 
Reporter: Rifky Edgar l Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM - Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Malang telah memerintahkan kepada setiap RT dan RW sampai Kelurahan membentuk posko penanganan Covid-19.
Langkah ini diambil untuk menindaklanjuti aturan dari Intruksi Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berbasis mikro.
Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Malang, yang juga Wali Kota Malang, Sutiaji mengatakan, bahwa bendera tersebut wajib dipasang di posko yang ada di tiap RT.
Di mana ada empat macam bendera yang masing-masing memiliki warna merah, orange, kuning dan hijau.
"Tujuan pemasangan bendera itu supaya masyarakat lebih hati-hati dan waspada. Kalau di wilayah tersebut misalnya zona orange ataupun zona kuning," ucapnya, Sabtu (13/1).
Sutiaji mengatakan, dari sekitar 4.000 RT di Kota Malang tidak ada RT yang statusnya zona merah.
Kebanyakan wilayah RT di Kota Malang didominasi oleh zona kuning dan zona hijau. Hanya beberapa saja yang zona orange.
"Sebenarnya kita ini tidak memakai acuan zona lagi. Karena yang hijau bisa jadi merah. Maka dari itu, tujuan sebenarnya adalah memantau mobilitas masyarakat. Agar masyarakat itu tahu dan lebih waspada," terangnya.
Sementara itu, Camat Sukun, Widi Wirawan menyampaikan, bahwa pihaknya sudah melakukan sosialisasi kepada lurah, RT dan RW yang berada di wilayahnya.
Sosialisasi tersebut sering dilakukan, mengingat PPKM Mikro ini kata dia sebenarnya sudah diterapkan di Kota Malang sejak pembatasan sosial berskala besar (PSBB) lalu.
"Koordinasi sudah kami lakukan. Ini tinggal penguatan saja. Karena PPKM Mikro kan sudah pernah kita jalani. Karena sudah ada kampung tangguh juga. Tinggal kami kuatkan saja," ucapnya.
Kebanyakan didominasi oleh zona kuning. Untuk itu dengan adanya anjuran pemasangan bendera ini, dia berharap literasi masyarakat semakin bertambah.
Begitu juga dengan masing-masing tim gugus tugas Covid-19 di masing-masing kelurahan sampai ke tingkat bawah bisa dikuatkan koordinasinya.
"Karena bendera ini sebagai simbol penandaan saja. Misal di wilayah tersebut ada yang terkena Covid-19, nanti zonanya warna apa tergantung laporan. Ya harapan kami masyarakat bisa lebih waspada dan hati-hati," tandasnya.
Penulis: Mohammad Rifky Edgar
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved