Breaking News:

Berita Surabaya

Dalih Ibu Sakit, Pemuda Surabaya Curi Sepeda Angin, Tak Kapok Sudah Dipenjara 2 Kali

Kaki Nur Eko Cahyono (22) tertembus peluru setelah kembali mencuri sepeda untuk kedua kalinya.

TRIBUNMADURA.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Rilis kasus pencurian sepeda angin di Polsek Rungkut, Rabu (17/2/2021). 

Reporter: Firman Rachmanudin | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Hukuman penjara tidak membuat Nur Eko Cahyono (22) warga Mulyorejo Selatan, Surabaya, jera.

Pemuda itu kembali terancam dipenjara untuk kali kedua setelah kedapatan mencuri.

Ia mencuri sepeda angin bermerek setelah sempat ditahan pada Mei 2020 lalu karena kasus serupa.

Baca juga: Melaju Kencang, Sepeda Motor Suzuki Satria Tiba-Tiba Selip dan Oleng, Pengendara Tewas di Lokasi

Baca juga: Cucu Syok Temukan Tubuh Kakek Tergantung di Kamar Mandi, Korban Diduga Bunuh Diri Akibat Depresi

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Trenggalek Dimulai Bulan ini, 17 Ribu Orang Jadi Target Sasaran

"Saya terpaksa. Ibu saya sakit," kata dia, Rabu (17/2/2021).

"Kerjaan sebagai jukir sepi. Akhirnya ya mencuri lagi," sambungnya, sambil menahan sakit akibat kakinya tertembus peluru panas polisi.

Penangkapan tersangka bermula saat polisi mencurigai gerak gerik Nur Eko bersama temannya A dan DK (DPO) saat mendorong sepeda pada malam hari.

Saat didekati, tersangka langsung mencoba kabur,sedang dua temannya menggeber motornya.

"Kami tangkap setelah mencuri," kata Kapolsek Rungkut, Kompol Hendry Ibnu Indarto didampingi Kanit Reskrim Polsek Rungkut, Iptu Djoko Soesanto.

"Karena kami dekati tiba-tiba mereka hendak kabur," beber dia.

Halaman
12
Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved