Breaking News:

Berita Sumenep

Ditahan Polisi, Oknum PNS Disparbudpora Sumenep Tersangka Kasus Penganiayaan Absen Kerja 2 Pekan

Kabid Pemuda dan Olahraga Disparbudpora Sumenep ditahan polisi dalam dugaan kasus penganiayaan.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Penjemputan paksa oknum PNS di Kabupaten Sumenep Madura, Selasa (2/1/2021). 

"Iya benar. Tersangka sudah kami tahan di Polres, setelah kami lakukan penjemputan," kata Kasat Reskrim Polres Sumenep, AKP Dhany Rahadian Basuki, Rabu (3/2/2021).

Baca juga: Kisah Miliarder Baru Warga Satu Desa di Tuban, Ada yang Dapat Rp 18 M usai Jual 2,7 Hektar Tanah 

Baca juga: Dalih Ibu Sakit, Pemuda Surabaya Curi Sepeda Angin, Tak Kapok Sudah Dipenjara 2 Kali

Menurut Dhany, pihaknya sebenarnya telah memberikan kelonggaran untuk upaya damai antara tersangka dan korban. Namun upaya upaya itu tidak membuahkan hasil. Korban menolak untuk berdamai dan tetap meminta maaf agar tersangka menunjukkan.

"Sudah kami beri waktu seminggu untuk damai. Sepertinya korban ini sudah tidak ada kata maaf ke tersangka. Tidak mungkin kami molor-molor lagi waktunya. Pasti korban bertanya-tanya, kenapa kok tidak tahu?," ungkapnya.

Pada Selasa (2/2/2021), Tim Resmob Polres Sumenep melakukan penjemputan terhadap Subiyakto di Kantor Dinas Pariwisata Kebudayaan Pemuda dan Olah Raga.

Penjemputan dilakukan setelah penetapan penetapan Subiyakto sebagai tersangka dalam kasus dugaan penganiayaan terhadap Alwi Bil Faqih.

Kasus penganiayaan itu terjadi pada 13 Januari 2021. Penganiayaan dilakukan di Jl. Angkasa Perumahan Satelit.

Versi Alwi, dirinya dianiaya tersangka saat membeli air minum di sebuah toko di lokasi tersebut.

Saat itu, dari arah belakang tiba-tiba muncul mobil di sebelah kanan yang mepet dengan sepeda motornya. Bahkan saat membuka pintu mobil, dirinya hampir jatuh.

Ternyata tersangka turun dari mobil. Kemudian dia menghampiri Alwi dan tangan kanannya memegang cutter kemudian menyayatkan ke tangan Alwi.

Namun dalam pemeriksaan di hadapan penyidik, Subiyakto membantah telah menganiaya korban dengan cutter. Dia memang mengaku memukul korban tetapi menggunakan helm, bukan silet.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved