Breaking News:

Berita Pamekasan

Kabupaten Pamekasan Dinilai Penuhi Syarat Dimekarkan, Simak Rincian Kecamatan yang Akan Dipisah

Kabupaten Pamekasan disiapkan untuk dimekarkan menjadi wilayah kota dan kabupaten dalam persiapan pembentukan Provinsi Madura.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN
Kawasan Arek Lancor Kabupaten Pamekasan, Kamis (26/3/2020) 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Kabupaten Pamekasan Madura dinilai telah memenuhi persyaratan dasar untuk dimekarkan.

Hal ini berdasarkan hasil kajian naskah akademik dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura dan Universitas Madura (UNIRA).

Kajian naskah akademik kolaborasi dua universitas ternama di Pamekasan ini, berisi perihal 'Pemekaran Wilayah Pamekasan menjadi Kota dan Kabupaten Pamekasan'.

Baca juga: Persiapan Pembentukan Provinsi Madura, Bupati Terima Naskah Akademik Pemekaran Kabupaten Pamekasan

Baca juga: Ditahan Polisi, Oknum PNS Disparbudpora Sumenep Tersangka Kasus Penganiayaan Absen Kerja 2 Pekan

Baca juga: 200 Pasangan Suami Istri Antre Adopsi Bayi di Dinsos, Simak Syarat Ajukan Permohonan Orang Tua Asuh

Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim mengatakan, hasil telaah tim kajian naskah akademik dari IAIN Madura dan UNIRA menunjukkan bahwa Pamekasan memenuhi syarat untuk dimekarkan menjadi dua wilayah, yaitu kota dan Kabupaten.

Kata dia, pemekaran wilayah Pamekasan ini tidak sekadar untuk memenuhi salah satu syarat usulan pembentukan Provinsi Madura saja.

Melainkan, juga bermakna pada percepatan pembangunan wilayah Pamekasan.

"Keterlibatan IAIN Madura dan UNIRA dalam penyiapan naskah ini sebagai wujud tanggungjawab akademik dengan terlibat aktif dalam percepatan usulan pembentukan Provinsi Madura," kata Mohammad Kosim kepada TribunMadura.com, Rabu (17/2/2021).

Menurut Rektor yang akrab disapa Kosim ini, hasil penelitian naskah akademik kolaborasi IAIN Madura dan UNIRA menunjukkan bahwa pemekaran wilayah Pamekasan memenuhi persyaratan dasar kewilayahan dan persyaratan dasar kapasitas daerah sebagaimana tercantum dalam UU RI Nomor 23 Tahun 2014, terkecuali pada aspek keuangan daerah.

Kata dia, pada aspek keuangan daerah, tercermin dari angka ketergantungan fiskal Kabupaten Pamekasan yang masih relatif tinggi, yakni proporsi dana perimbangan mencapai lebih dari 60 persen.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (kempat dari kiri) saat menerima naskah akademik dari perwakilan Rektor Madura di aula Peringgitan Dalam Pendopo Mandhapa Aghung Pamekasan, Rabu (17/2/2021).
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (kempat dari kiri) saat menerima naskah akademik dari perwakilan Rektor Madura di aula Peringgitan Dalam Pendopo Mandhapa Aghung Pamekasan, Rabu (17/2/2021). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Baca juga: Link Nonton Mr Queen Episode Spesial The Secret: Pertemuan Pertama Raja Cheoljong dan Kim So Yong

Baca juga: Kisah Miliarder Baru Warga Satu Desa di Tuban, Ada yang Dapat Rp 18 M usai Jual 2,7 Hektar Tanah 

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved