Breaking News:

Berita Pamekasan

Persiapan Pembentukan Provinsi Madura, Bupati Terima Naskah Akademik Pemekaran Kabupaten Pamekasan

Bupati Pamekasan menerima naskah akademik perihal pemekaran Kabupaten Pamekasan sebagai persiapan pembentukan Provinsi Madura.

TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam (kempat dari kiri) saat menerima naskah akademik dari perwakilan Rektor Madura di aula Peringgitan Dalam Pendopo Mandhapa Aghung Pamekasan, Rabu (17/2/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menerima naskah akademik perihal pemekaran Kabupaten Pamekasan menjadi kota dan kabupaten dari Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Madura dan Universitas Madura (UNIRA).

Naskah akademik itu diserahkan langsung oleh Rektor IAIN Madura, Mohammad Kosim dan Rektor UNIRA, Rizqina ke Baddrut Tamam di aula Peringgitan Dalam Pendopo Mandhapa Aghung Pamekasan, Rabu (17/2/2021).

Naskah akademik pemekaran Kabupaten Pamekasan menjadi kota dan kabupaten itu sebagai persiapan dalam pembentukan Provinsi Madura.

Baca juga: Kisah Miliarder Baru Warga Satu Desa di Tuban, Ada yang Dapat Rp 18 M usai Jual 2,7 Hektar Tanah 

Baca juga: Dalih Ibu Sakit, Pemuda Surabaya Curi Sepeda Angin, Tak Kapok Sudah Dipenjara 2 Kali

Baca juga: Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua di Trenggalek Dimulai Bulan ini, 17 Ribu Orang Jadi Target Sasaran

Prosesi penyerahan naskah akademik itu dilakukan disaksikan oleh Ketua DPRD Pamekasan, Fathorrahman, perwakilan Rektor Universitas se-Madura, Ketua Panitia Nasional Pembentukan Provinsi Madura, Ahmad Zaini, tokoh masyarakat Pamekasan dan sejumlah perwakilan ulama Madura.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mengatakan, hasil naskah akademik perihal Pemekaran Wilayah Pamekasan menjadi Kota dan Kabupaten Pamekasan dari beberapa Rektor Universitas di Madura ini akan dikaji ulang.

Kata dia, naskah akademik pemekaran Kabupaten Pamekasan tersebut diinisiasi oleh IAIN Madura dan UNIRA.

"Hasil kajian naskah akademik ini akan kita telaah dulu untuk mengkaji semua kemungkinan," kata Baddrut Tamam kepada TribunMadura.com.

"Yang perlu kita pikiran bersama ini bukan hal mudah kita lakukan untuk melakukan pemekaran," sambung dia.

Menurut Baddrut, pemikiran rekomendasi hasil dari kajian naskah akademik itu akan ditelaah terlebih dahulu bersama jajaran Forkopimda dan DPRD Pamekasan.

Kawasan Area Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan, Madura, Jumat (24/4/2020).
Kawasan Area Taman Monumen Arek Lancor Pamekasan, Madura, Jumat (24/4/2020). (TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN)

Baca juga: Cucu Syok Temukan Tubuh Kakek Tergantung di Kamar Mandi, Korban Diduga Bunuh Diri Akibat Depresi

Baca juga: Melaju Kencang, Sepeda Motor Suzuki Satria Tiba-Tiba Selip dan Oleng, Pengendara Tewas di Lokasi

Halaman
12
Penulis: Kuswanto Ferdian
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved