Breaking News:

Penemuan Mayat di Sumenep

BREAKING NEWS - Kapal Asal Papua Temukan Mayat Laki-laki Mengambang di Perairan Giligenting Sumenep

Kapal asal Papua dengan tujuan Surabaya melintas di perairan Pulau Giligenting, Sumenep, Madura, Jawa Timur, dikabarkan menemukan mayat mengambang.

TRIBUNMADURA.COM/ALI HAFIDZ SYAHBANA
Mayat tanpa identitas saat tiba di Pelabuhan Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep, Kamis (18/2/2021). 

Reporter: Ali Hafidz Syahbana l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Sesosok mayat laki-laki mengambang ditemukan di perairan Pulau Giligenting, Sumenep, Madura, Jawa Timur, Kamis (18/2/2021) siang.

Mayat mengambang ini ditemukan oleh kapal asal Papua dengan tujuan Surabaya, saat melintas di perairan pulau Giligenting, Kabupaten Sumenep.

Kabar penemuan mayat tersebut disampaikan salah satu ABK kapal tersebut kepada salah seorang warga Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Kabupaten Sumenep.

Baca juga: Apes, 6 Shio Ini Diramal Paling Babak Belur Besok Jumat 19 Februari 2021, Ada yang Ingin Kuda Kalah

Baca juga: Semesta Mendukung untuk Keberuntungan Shio Naga dan Shio Monyet, Ramalan Shio Jumat 19 Februari 2021

Baca juga: Soal Pembunuhan Gadis 20 Tahun di Kutai Barat, Tokoh Aktivis Madura: Selesaikan dengan Hukum Positif

Baca juga: Bupati Pamekasan Apresiasi Inovasi Pemdes Gagah, Rencana Bangun Agro Wisata Madurasa Seluas 6 Hektar

"Kami dapat kabar, mengakunya kapal dari Papua hendak ke Surabaya, saat melintas sekitar 3 mil di perairan Gili genting. Mereka menemukan mayat mengambang," kata Kades Lobuk, Moh Saleh.

Saat ini, lanjut Saleh, untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, satu perahu warga sudah berangkat ke titik lokasi.

"Sudah ada 1 perahu yang berangkat untuk memastikan kabar penemuan mayat tersebut," katanya.

Diberitakan sebelumnya, akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Minggu (14/2/2021) malam, kapal motor KM Berhasil II dilaporkan tenggelam di perairan pulau Giliraja, Kecamatan Giligenting, Sumenep. Senin (15/2/2021) dini hari.

Perahu milik Syaiful Hidayat, warga Dusun Tarogan, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto ini, diketahui membawa 17 penumpang dengan rincian satu orang sebagai kapten, satu wakil kapten, sementara 15 lainnya adalah ABK (anak buah kapal).

Dalam peristiwa nahas tersebut, 14 ABK berikut kaptennya dilaporkan selamat dan sudah dievakuasi, sementara 3 ABK lainnya masih dalam pencarian.

Baca juga: Wacana Pemekaran Pamekasan Jadi Kota & Kabupaten Diprediksi Terealisasi Puluhan Tahun, Ini Sebabnya

Baca juga: Cegah Penularan Virus Corona, Satgas Covid-19 Lakukan Sterilisasi di 4 Lokasi di Kabupaten Sumenep

Baca juga: Sering Terbangun atau ‘Nglilir’ Tengah Malam? Yuk Amalkan Doa dan Zikir Ini, Manfaatnya Luar Biasa

Baca juga: Tim Gabungan Pemkab Bangkalan Sidak ke Perumahan Kebun Asri yang Tidak Kantongi Dokumen Perizinan

Penulis: Ali Hafidz Syahbana
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved