Breaking News:

Virus Corona di Blitar

Ibu Hamil di Kota Blitar Wajib Rapid Test untuk Lindungi Bayi dan Cegah Penyebaran Covid-19

Para ibu hamil di Kota Blitar wajib menjalani skrining rapid test antigen maupun rapid test antibodi.

TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Seorang ibu hamil menjalani rapid test antigen di Puskesmas Sananwetan, Kota Blitar, Kamis (18/2/2021). 

Reporter: Samsul Hadi l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Para ibu hamil di Kota Blitar wajib menjalani skrining rapid test antigen maupun rapid test antibodi.

Skrining rapid test itu sebagai upaya deteksi dini dan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada para ibu hamil.

Seperti yang dilakukan Puskesmas Sananwetan, Kota Blitar, Kamis (18/2/2021).

Baca juga: Semesta Mendukung untuk Keberuntungan Shio Naga dan Shio Monyet, Ramalan Shio Jumat 19 Februari 2021

Baca juga: Soal Pembunuhan Gadis 20 Tahun di Kutai Barat, Tokoh Aktivis Madura: Selesaikan dengan Hukum Positif

Baca juga: Sering Terbangun atau ‘Nglilir’ Tengah Malam? Yuk Amalkan Doa dan Zikir Ini, Manfaatnya Luar Biasa

Baca juga: Pemdes Gagah Rencana Gagas Agro Wisata Madurasa, Legen Diolah Jadi Kopi Herbal untuk Tarik Wisatawan

Puskesmas Sananwetan mengadakan skrining rapid test antigen kepada para ibu hamil di wilayahnya.

Sebanyak 24 ibu hamil mengikuti rapid tes antigen di Puskesmas Sananwetan dan hasilnya semua non-reaktif.

Kepala Puskesmas Sananwetan, dr Trianang Setyawan mengatakan, ibu hamil yang mengikuti rapid test antigen yang usia kandungannya mulai 37-38 minggu dan belum menjalani skrining dalam tiga minggu terakhir.

Dari hasil pendataan, terdapat 42 ibu hamil di wilayah Kecamatan Sananwetan.

Tapi, setelah diseleksi hanya ada 35 ibu hamil yang masuk sasaran menjalani skrining rapid test antigen.

"Dari 35 orang itu, yang datang hanya 24 orang. Hasil skrining semuanya dinyatakan non-reaktif," kata Trianang.

Dikatakannya, sesuai surat edaran dari Dinas Kesehatan, para ibu hamil yang usia kandungannya mulai 37 minggu sampai akan melahirkan wajib menjalani skrining rapid test antigen maupun rapid test antibodi.

Menurutnya, skrining lewat rapid test itu untuk deteksi dini dan pencegahan penyebaran Covid-19 kepada para ibu hamil.

"Ini sebagai upaya deteksi dini apakah ibu hamil terpapar Covid-19 atau tidak. Kalau hasil skrining dinyatakan reaktif, akan ditindaklanjuti dengan test swab. Skrining rapid test kepada ibu hamil gratis," ujarnya.

Baca juga: Katalog Promo Superindo Kamis 18 Februari 2021, Minyak Goreng hingga Deterjen Daia Ada Diskon Harga

Baca juga: Hati-Hati Modus Baru! Nyamar Jadi Petugas Semprot Disinfektan Pakai APD, Pelaku Gasak Perhiasan

Baca juga: Apes, 6 Shio Ini Diramal Paling Babak Belur Besok Jumat 19 Februari 2021, Ada yang Ingin Kuda Kalah

Baca juga: Madura United Resmi Kontrak Empat Pemain Muda Jebolan MUFA, Berharap Bisa Jadi Pemain Profesional

Penulis: Samsul Hadi
Editor: Elma Gloria Stevani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved