Berita Tuban

Kampung Miliarder Tuban Makin Viral Seusai Borong Mobil Ramai-ramai, Ini Respon Bupati Fathul Huda

Bupati Tuban, Fathul Huda menanggapi warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, yang viral atas aksi borong mobil bersama-sama.

TRIBUNMADURA.COM/MOHAMMAD SUDARSONO
Bupati Tuban, Fathul Huda menanggapi kampung viral yang ramai-ramai beli mobil, Rabu (24/2/2021) 

Reporter: Mochamad Sudarsono l Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, TUBAN - Bupati Tuban, Fathul Huda menanggapi warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, yang viral atas aksi borong mobil bersama-sama.

Warga sekitar menjadi miliarder setelah mendapat ganti untung pembebasan lahan dari Pertamina.

Tanah warga dijual untuk kilang Minyak Grass Root Refinery (GRR), patungan Pertamina-Rosneft asal Rusia.

"Yang dibelikan mobil hanya sebagian kecil atas apa yang didapat dari jual lahan," kata Bupati, Rabu (24/2/2021).

Baca juga: Jajaran Polres Kediri Laksanakan Vaksinasi Covid-19 Tahap Dua, Kasubag Humas: Seperti Digigit Semut

Baca juga: Masuk Tahun Kerbau Logam, Ini 8 Shio Paling Beruntung dan 4 Shio Kurang Beruntung 24 Februari 2021

Baca juga: BREAKING NEWS - Tebing 70 Meter Longsor di Bindang Pamekasan, 5 Santriwati Meninggal dan 1 Luka-Luka

Baca juga: 4 Shio Kurang Beruntung Rabu 24 Februari 2021: Monyet Kehilangan Antusiasme, Macan Akui Kelemahannya

Mantan Ketua PCNU Tuban itu menjelaskan, tidak ada yang salah masyarakat yang mendapat uang hasil jual lahan sebagian digunakan untuk beli mobil.

Terpenting harus ada kalkulasi untuk hitungan ekonomi.

Orang nomor satu di Tuban itu tahu persis warga di kampung miliarder, selain beli mobil ada yang digunakan untuk beli tanah dan deposito juga.

"Boleh saja beli mobil, tidak masalah. Saya pernah sampaikan kepada stake holder untuk memberikan pendampingan, jika saya diminta saya juga siap," ungkapnya.

Kisah para miliarder baru ini terkuak usai video viral belasan mobil baru yang diangkut menggunakan truk towing tiba di desa setempat, Minggu (14/2/2021), sore.

Kepala Desa Sumurgeneng, Gihanto menyatakan, hingga kini sejak pencairan penjualan tanah warga untuk proyek kilang minyak Grass Root Refinery (GRR) Pertamina-Rosneft asal Rusia, sudah ada 176 mobil baru yang dibeli.

Mobil yang dibeli warga itupun berbagai macam jenis, seperti kijang Innova, Honda HR-V, Fortuner, Pajero dan Honda Jazz. 

"Sudah ada 176 mobil baru yang datang, itu tidak langsung bersamaan, yang datang bareng ya 17 mobil minggu kemarin," ujarnya.

Kades menambahkan, ada 840 KK warga di desanya, namun yang lahannya dibeli perusahaan plat merah sekitar 225 KK. 

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved