Breaking News:

Berita Sampang

Fasilitas Wisata Pantai Lon Malang Sampang Porak Poranda Diterjang Hujan Deras dan Angin Kencang

Fasilitas wisata di Pantai Utara di Kabupaten Sampang, Madura rusak berat akibat terjangan hujan deras dan angin kencang.

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Kondisi Fasilitas Wisata Pantai Lon Malang di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura setelah diterjang banjir dan ombak, Kamis (25/2/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Fasilitas wisata di Pantai Utara di Kabupaten Sampang, Madura rusak berat akibat terjangan hujan deras dan angin kencang, Kamis (25/2/2021).

Pantai Lon Malang, Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang kini porak-poranda.

Pengelola Pantai Lon Malang, Tuki mengatakan, Rabu (24/2/2021) dini hari, wilayah Kecamatan Sokobanah dilanda hujan deras disertai angin kencang yang cukup lama.

Baca juga: Kronologi Penangkapan Warga Sumenep Terkait Sabu, Penyelidikan hingga Penggerebekan di Rumah Kosong

Baca juga: Ditinggal Ibu Mengambil Nasi ke Dapur, Bayi Leli pun Hilang, Ditemukan Tak Bernyawa di Dalam Selokan

Baca juga: Kepergok Konsumsi Sabu di Rumah Orang Lain, Warga Desa Kebundadap Diringkus Polsek Saronggi Sumenep

Baca juga: Cicak Berkepala 2 dan Punya 5 Kaki di Ponorogo Dijual Agus Priwandoko dengan Harga yang Fantastis

Kondisi Fasilitas Wisata Pantai Lon Malang di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura setelah diterjang banjir dan ombak, Kamis (25/2/2021).
Kondisi Fasilitas Wisata Pantai Lon Malang di Desa Bira Tengah, Kecamatan Sokobanah, Kabupaten Sampang, Madura setelah diterjang banjir dan ombak, Kamis (25/2/2021). (TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA)

 

Bahkan, ombak di laut pun ikut tinggi dan sesekali menghantam sejumlah fasilitas Wisata Pantai Lon Malang.

Namun, hal itu tidak seberapa kata Tuki, yang juga parah dari arah selatan atau daratan tinggi terdapat banjir dengan aliran deras.

Sehingga membuat fasilitas terhantam air dari sisi depan maupun belakang.

"Semua fasilitas terhantam air, dari laut maupun banjir bandang," ujarnya kepada TribunMadura.com, Kamis (25/2/2021).

Dijelaskan, sejumlah fasilitas yang diterjang ombak dan banjir diantaranya, tebing penahan ombak mengalami hacur, pohon cemara roboh, dan sejumlah lapak pedagang ambruk.

Begitupun taman wisata tergenang air, hingga fasilitas lainnya pun juga mengalami kerusakan.

"Peristiwa ombak dan banjirnya itu cukup lama, bahkan hingga membuat takut penjaga pantai saat dilokasi," ucap Tuki.

Mengalami hal itu, pihaknya mengaku bingung tidak tahu lagi apa yang dilakukannya lantaran kerugian ditaksir mencapai ratusan juta.

"Sementara ini kami akan menutup wisata dulu, sampai kondisi sudah memungkinkan," pungkasnya.

Baca juga: Dinas Pendidikan Kabupaten Sumenep Gelar Sosialisasi Bimbingan Teknis Penerima DAK 2021 SMP dan SD

Baca juga: Doa di Pagi Hari Ketika Akan Menjalankan Aktivitas, Agar Dilapangkan Rezeki dan Diberi Keberkahan

Baca juga: MIRIS! Tetangga Sebut Orangtua Nissa Sabyan Malu untuk Keluar Rumah: Dia Tidak Sayang Orangtuanya

Baca juga: Mulai Dari Pendaftaran hingga Ikut Seleksi, Ini Cara Lengkap Daftar Akun Kartu Prakerja Gelombang 12

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved