Breaking News:

Berita Pamekasan

Gubernur Jatim Tinjau Lokasi Tebing Longsor di Pamekasan, Beri Santunan ke Keluarga Korban Meninggal

Gubernur Jawa Timur mendatangi lokasi tebing longsor di Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan.

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat melihat kondisi tebing tanah yang longsor di belakangan Ponpes An-Nidhomiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis (25/2/2021). 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa mendatangi lokasi tebing longsor di Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Kamis (25/2/2021).

Khofifah Indar Parawansa datang ke Pamekasan didampingi Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta dan Pangkoarmada II Surabaya Laksda TNI I.N.G Sudihartawan.

Selain itu, tampak pula Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, dan Aster Kasdam V/BRW Kolonel Inf Ahmad Basuki serta Bupati Pamekasan Baddrut Tamam, yang turut mendampingi Khofifah Indar Parawansa saat mengecek tebing yang longsor di belakang asrama santriwati Pondok Pesantren An-Nidhomiyah.

Baca juga: Kesaksian Korban Selamat Longsor di Pamekasan, Dengar Sahabat Menjerit Tak Kuat Menahan Reruntuhan

Baca juga: Berkah Pedagang Bunga di Sumenep Jelang Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati, Kini Kebanjiran Order

Baca juga: Pemancing Kaget Bukannya Dapat Ikan Justru Temukan Mayat di Pinggir Pantai, Kondisi Tubuh Utuh

Rombongan Khofifah Indar Parawansa tiba dikediaman KH Humaidi, Pengasuh Ponpes An-Nidhomiyah sekitar pukul 16.00 WIB.

Hanya berdiskusi sebentar di kediaman Pengasuh Ponpes, lalu Khofifah beranjak mengecek lokasi tebing yang longsor di belakang asrama santriwati Ponpes An-Nidhomiyah.

Selain meninjau langsung tebing yang longsor itu, Khofifah beserta rombongannya juga membawa sejumlah bantuan sosial yang diberikan ke Ponpes An-Nidhomiyah serta ke keluarga korban.

Bantuan sosial yang diberikan itu berupa, 100 paket sembako, 50 lembar matras, 50 paket sandang, dan 50 pcs selimut.

Selain itu, masing-masing keluarga 5 korban yang meninggal dunia akibat tertimbun tanah longsor diberikan uang santunan sebesar Rp 10 juta.

Sedangkan, 1 korban yang mengalami patah tulang, yang saat ini dirawat di rumah sakit, diberikan uang santunan sebesar Rp 5 juta.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved