Breaking News:

Berita Banyuwangi

Hingga Akhir Februari, Banyuwangi Diprediksi Diguyur Hujan Lebat Disertai Petir dan Angin Kencang

Hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih akan terjadi di Banyuwangi hingga akhir Februari ini. 

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Dua pohon tumbang di akses menuju Jembatan Suramadu, Desa Morkepek Kecamatan Labang setelah diterjang angin kencang disertai hujan dengan insitas sedang, Jumat (29/1/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, BANYUWANGI - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Banyuwangi mengimbau mayarakat untuk waspada tehadap potensi cuaca ekstrem.

BMKG memperkirakan, hujan lebat disertai petir dan angin kencang masih akan terjadi di Banyuwangi hingga akhir Februari ini. 

Prakirawan BMKG Kelas III Banyuwangi, Dita Purnamasari menjelaskan, hingga akhir Februari ini Banyuwangi masih berada di puncak musim hujan.

“Sehingga potensi hujan sedang-lebat masih bisa terjadi hingga akhir bulan ini,” ujar Dita, Kamis (25/2/2021).

Baca juga: Misteri Penemuan Batu Bata Kuno di Bondowoso, Pengambil Dipercaya Didatangi Sosok Pria dalam Mimpi

Hal itu, lanjut dia, diperkuat peringatan dini tiga harian dari BMKG Kelas I Juanda yang menyebut pada periode 24-26 Februari, Banyuwangi termasuk daerah di Jawa Timur yang berpotensi hujan dengan intensitas lebat yang disertai petir dan angin kencang, serta berpotensi banjir.  

“Untuk itu, warga kami imbau terus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti tanah longsor, banjir," kata dia.

"Waspadai terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin Namun, tidak perlu panik atau takut yang berlebihan,” ujar Dita.

Sebelumnya, kata dia, BMKG pusat sejak dua hari terakhir juga telah mendeteksi adanya potensi bibit siklon di sekitar selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) yang sangat berpotensi berkembang menjadi siklon tropis.

Saat ini, bibit siklon itu diprediksi masih bertahan dan menunjukkan pergerakkan ke arah barat mendekati wilayah laut di selatan Jawa Timur dengan potensi intensitas yang menguat hingga dua hari ke depan.

“Bibit siklon ini secara tidak langsung berdampak pada pembentukan potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang disertai kilat dan angin kencang. Juga memicu terjadinya gelombang tinggi di wilayah laut bagian selatan Jawa hingga 28 Februari nanti,” kata Dita.

Di Banyuwangi sendiri, lanjut dia, gelombang tinggi hingga mencapai 4 meter diprakirakan terjadi di perairan selatan Banyuwangi mulai 24 Februari 2021 dan diprediksi akan berlangsung hingga 28 Februari mendatang.

“Demi keselamatan bersama, kami mengimbau para nelayan yang melaut di perairan Selatan Banyuwangi untuk sementara tidak melakukan kegiatannya hingga kondisi terpantau aman," katanya.

"Begitu juga bagi warga yang ingin bermain di pesisir perairan ini,” pungkasnya. (Haorrahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved